Implementasi Otsus di RSUD Jayapura, Bukti Pemerintah Provinsi Papua mengisi 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia

JAYAPURA,papuadeadlien.com – Pemerintah Provinsi Papua terus menunjukan komitmenya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan dan perbaikan layanan Publik salah satunya melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura. Hal tersebut tergambar dari komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui program pengobatan dan operasi gratis bagi warga kurang mampu.

Plt Program Direktur RSUD Jayapura, dr. Andreas Pekey, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari capaian 81 tahun Indonesia Merdeka sekaligus merupakan implementasi dari UUD 1945 dan UU Otsus Papua serta mengimplementasi visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dalam mewujudkan Papua Cerah.

“Pelayanan kesehatan gratis yang diberikan merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kata dr. Andreas, salah satu pasien yang mendapatkan pelayanan tersebut adalah Mama Helena yang menjalani operasi kasus cervical degenerative myelopathy atau penyempitan saraf pada bagian leher.

“Tindakan medis yang dilakukan berupa operasi Anterior Cervical Corpectomy with Fusion (ACCF), yang merupakan salah satu prosedur bedah tulang belakang dengan tingkat kesulitan tinggi,” bebernya.

Menurut dr. Andreas, operasi tersebut umumnya membutuhkan biaya yang cukup besar, bahkan dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah jika operasi diluar. Namun, melalui program pelayanan kesehatan gratis, seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh pemerintah.

“Operasi ini merupakan salah satu tindakan yang cukup sulit di bidang spine surgery dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun, sebagai bentuk kehadiran negara serta implementasi visi dan misi Gubernur Papua, pasien tidak mengeluarkan biaya apa pun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini RSUD Jayapura telah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada hampir 800 pasien melalui dukungan anggaran pemerintah daerah.

Program tersebut, kata dr. Andreas, menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi agar tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

Meskipun saat ini pemerintah sedang menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, hal tersebut tidak mengurangi semangat RSUD Jayapura untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Mama Helena mengaku bersyukur atas pelayanan yang diterimanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada RSUD Jayapura serta Pemerintah Provinsi Papua karena telah membantunya menjalani operasi tanpa dipungut biaya.

“Puji Tuhan, semua berjalan dengan baik. Terima kasih kepada RSUD Jayapura serta Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Papua,” tuturnya. (***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*