Legenda Persipura dan Sepak Bola Papua, Metu Duaramuri, Meninggal Dunia

JAYAPURA,papuadeadline.com – Dunia sepak bola Papua dan Indonesia berduka. Marthen Metusala Duaramuri, atau yang lebih dikenal dengan nama Metu Duaramuri, legenda Persipura Jayapura dan ikon sepak bola Papua, telah meninggal dunia.

Kepergian sosok kelahiran 25 Maret 1958 ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Persipura, tetapi juga bagi seluruh pencinta sepak bola Tanah Papua.

Metu Duaramuri dikenal sebagai gelandang bertahan tangguh pada masanya.

Permainannya yang lugas, disiplin, penuh determinasi, dan memiliki visi kuat di lini tengah membuatnya dijuluki “Jean Tigana dari Papua”, merujuk pada legenda Prancis yang terkenal dengan kecerdasan dan etos kerjanya. Julukan tersebut bukan sekadar pujian, melainkan pengakuan atas peran vital Metu sebagai penjaga keseimbangan tim.

Sebagian besar perjalanan karier sepak bolanya diabdikan untuk Persipura Jayapura, klub kebanggaan masyarakat Papua.

Bersama Persipura, Metu menjadi simbol loyalitas dan dedikasi, tampil bukan hanya sebagai pemain, tetapi sebagai pemimpin di lapangan. Ia dikenal keras dalam duel, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kolektif.

Setelah gantung sepatu, Metu Duaramuri tidak pernah benar-benar meninggalkan dunia sepak bola. Ia memilih jalur kepelatihan, mengabdikan dirinya sebagai asisten pelatih Persipura Jayapura dalam kurun waktu yang panjang. Perannya di balik layar terbukti sangat penting, terutama dalam membangun karakter tim dan menjaga identitas permainan khas Persipura yang mengandalkan kerja keras, kecepatan, dan semangat Papua.

Kesetiaannya sebagai asisten pelatih turut mengantar Persipura memasuki masa kejayaan, dengan torehan empat gelar juara liga. Meski jarang tampil di sorotan utama, Metu dikenal sebagai figur sentral di ruang ganti—menjadi jembatan antara pelatih kepala dan para pemain, sekaligus mentor bagi talenta-talenta muda Papua yang kelak menjadi bintang nasional.

Bagi banyak pemain, Metu Duaramuri bukan hanya pelatih, tetapi figur ayah dan panutan. Ia mengajarkan bahwa sepak bola bukan semata soal teknik dan kemenangan, melainkan juga tentang disiplin, kerendahan hati, dan tanggung jawab membawa nama Papua dengan bangga.

Kepergian Metu Duaramuri menandai berakhirnya satu bab penting dalam sejarah Persipura Jayapura. Namun, warisan dan nilai-nilai yang ia tanamkan akan terus hidup dalam filosofi klub, dalam semangat para pemain muda, dan dalam ingatan masyarakat Papua yang mencintai sepak bola.

Berikut profil dan Karier Mettu Duaramuri:

Nama Lengkap: Marthen Metusala Duaramuri

Tempat Lahir: Sorong, Papua Barat

Tanggal Lahir: 25 Maret 1958

Posisi: Gelandang Bertahan

Klub: Persipura Jayapura

Karier Kepelatihan: Asisten pelatih Persipura sejak musim Liga Indonesia 2000.

Warisan: Dikenal karena dedikasi, disiplin, dan mental juang yang diwariskan ke generasi penerus Persipura.

Selamat jalan, Metu Duaramuri. Jasamu bagi Persipura, Papua, dan sepak bola Indonesia akan selalu dikenang. *

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*