JAYAPURA,papuadeadline.com – RSUD Jayapura menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai sebagai bagian penting dari upaya memperkuat kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Direktur RS Jayapura, dr Andreas Pekey mengatakan salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menjaga keteraturan dan kelancaran pembayaran jasa pelayanan bagi seluruh pegawai.
Menurutnya manajemen rumah sakit menyadari bahwa kesejahteraan pegawai memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien.
“Pegawai yang merasa dihargai dan diperhatikan kesejahteraannya cenderung mampu bekerja dengan lebih optimal, profesional, dan penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kesehatan,” ujarnya, Jumat (13/03/2026)
Kata Dirut sebagai bentuk komitmen tersebut, RSUD Jayapura telah berhasil menyelesaikan pembayaran jasa pelayanan pegawai hingga Desember 2025. Hal ini sekaligus menandai bahwa tunggakan jasa pelayanan yang sebelumnya belum terbayarkan sejak Agustus 2025 kini telah diselesaikan sepenuhnya. Dengan demikian, seluruh kewajiban rumah sakit terkait jasa pelayanan kepada pegawai telah dituntaskan,” jelasnya.
“Penyelesaian tunggakan ini menjadi langkah penting dalam memperbaiki tata kelola internal serta meningkatkan kepercayaan dan motivasi kerja para pegawai di lingkungan rumah sakit,”jelasnya.
Dengan jumlah pegawai yang mencapai sekitar 1.300 orang, kata Dirut, pengelolaan pembayaran jasa memerlukan sistem yang tertata, transparan, dan akuntabel.
Memasuki tahun 2026, manajemen RSUD Jayapura berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pembayaran jasa yang selama ini berjalan.
“Sebagai bagian dari langkah pembaruan tersebut, RSUD Jayapura akan mulai menerapkan sistem remunerasi yang dirancang dengan mengutamakan prinsip transparansi dan tata kelola keuangan yang baik,” bebernya.
Sistem ini diharapkan mampu menciptakan mekanisme pembayaran jasa yang lebih objektif, berdasarkan kinerja dan kontribusi masing-masing pegawai.
Dengan penerapan sistem remunerasi tersebut, manajemen berharap distribusi jasa pelayanan dapat dilakukan secara lebih adil dan terukur, sekaligus mendorong peningkatan kinerja pegawai di seluruh unit pelayanan rumah sakit.
“Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen RSUD Jayapura dalam membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Papua,” tegasnya. *

Be the first to comment