JAYAPURA,papuadeadline.com – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, Faturachman, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Papua atas dukungan yang selama ini diberikan terhadap berbagai program Bank Indonesia, khususnya dalam menjaga ketersediaan rupiah layak edar menjelang momentum hari besar keagamaan nasional.
Hal ini disampaikan Faturachman saat bertemu langsung dengan Gubernur Papua Matius Fakhiri sekaligus melaporkan kesiapan penyelenggaraan program SERUNAI ( Semarak Rupiah Natal Penuh Damai )tahun 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Faturachman memohon kesediaan Gubernur Papua untuk membuka secara resmi kegiatan SERUNAI yang akan menjadi rangkaian layanan penukaran uang menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Gubernur Papua menyambut baik permohonan tersebut dan mengapresiasi langkah proaktif BI Papua dalam memastikan kebutuhan uang tunai masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan teratur.
Program SERUNAI merupakan inisiatif Bank Indonesia yang bekerja sama dengan industri perbankan dan lembaga keuangan lainnya untuk menyediakan layanan penukaran uang pecahan kecil secara aman, mudah, dan terdistribusi merata. Pada tahun 2025 ini, kegiatan SERUNAI dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 8 Desember hingga 23 Desember 2025, dengan titik layanan yang tersebar di berbagai lokasi. strategis agar mudah dijangkau masyarakat. Sebagai bagian dari transformasi layanan digital, Bank Indonesia memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses layanan penukaran melalui aplikasi resmi BI, sehingga pemesanan dan pengaturan waktu penukaran dapat dilakukan secara online.
Langkah ini diharapkan mampu mengurangi antrean fisik serta memberikan pengalaman layanan yang lebih efisien dan tertata.
Sementara itu, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Bank Indonesia menyiapkan Rp18,3 miliar uang layak edar untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang di wilayah Papua.
Masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang melalui aplikasi PINTAR, dengan mekanisme penukaran dalam bentuk paket. Setiap paket memiliki nilai total Rp4.000.000 yang terdiri atas berbagai pecahan uang rupiah, sehingga memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transaksi selama libur Nataru.
Faturachman menegaskan bahwa layanan SERUNAI bukan hanya sekadar kegiatan rutin penukaran uang, tetapi juga bagian dari upaya BI untuk memastikan ketersediaan dan kualitas rupiah yang beredar di masyarakat selalu dalam kondisi layak dan dapat diterima.
“Kami ingin memastikan masyarakat Papua dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan penuh damai dan kenyamanan, termasuk dalam hal kebutuhan uang tunai,” ujarnya.*

Be the first to comment