JAYAPURA,papuadeadline.com – Pemerintah Provinsi Papua bakal membangun konektivitas dengan negara tetangga PNG melalui Duta Besar Indonesia untuk Papua New Guinea dan Salomon Island. Hal itu diutarakannya Gubernur Papua Matius D Fakhiri di ruang kerjanya, Rabu (10/12/2025) sore.
Menurut Gubernur Fakhiri, membangun konektivitas dengan negara PNG sangatlah penting dari berbagai aspek, terutama peningkatan pendapatan daerah (PAD).
“Tentunya kalau adanya jalinan kerjasama antar negara, apalagi negara tetangga, tentunya akan menambah pemasukan kita dari segi pendapatan. Dan kita buktikan ke saudara-saudara kita di PNG kalau Papua sangat berkembang pesat dari segala sektor baik pendidikan, kesehatan, fasilitas dan infrastruktur meski masih ada pembenahan,” ucap Gubernur Fakhiri.
Kata Gubernur Fakhiri, kunjungan Duta besar sangat penting, karena duta besar merupakan jembatan penghubung antar negara terutama Papua dan PNG yang bersebelahan.
“Pertemuan ini sangat berarti bagi saya selaku Gubernur untuk bisa membangun komunikasi dan bekerjasama dengan teman-teman di PNG,” ujar Gubernur Fakhiri.
Selain membahas perihal konektivitas, Gubernur Fakhiri juga berpesan kepada Dubes untuk menyampaikan kepada Negara tetangga bahwasanya, Papua adalah miniaturnya Indonesia. Termasuk tidaknya kekerasan yang tersiar oleh kelompok yang bersebrangan.
“Tadi saya mengatakan saya ingin Papua induk ini menjadi contoh instalasi bangsa kami membutuhkan bagaimana potret Papua sesungguhnya ini bisa tersiar di sudah saudara kita yang ada di provinsi yang ada di PNG dan Salomon,” jelasnya
Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk Papua New Guinea dan Salomon, Andriana Supandy memberikan apresiasi atas upaya pemerintah provinsi Papua melalui Gubernur Matius Fakhiri dalam membangun konektivitas antar negara.
“Apa yang disampaikan Gubernur sangat bagus dan baik, karena memberikan dampak besar bagi Papua,” ucapnya.
Dirinya pun menjelaskan, dengan adanya fasilitas mumpuni yang dimiliki Provinsi Papua saat ini adalah modal besar yang bakal menjadi tujuan utama Negara tetangga (PNG) untuk berkunjung.
“Pendidikan, kesehatan, fasilitas Papua sudah sangat baik, dan ini menjadi potensi kerjasama negara mengingat setiap hari ribuan WNA PNG berkunjung,” tuturnya.
Selain itu, kata Dubes, konektivitas yang disampaikan Gubernur Papua adalah pintu kerjasama antara negara, bukan hanya provinsi Papua.
“Ya kami berharap konektivitas yang disampaikan bisa berdampak luas dari kerjasama antar negara baik dibidang bisnis dan lain-lain,”terangnya. *

Be the first to comment