<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>batang Arsip - Papua Deadline</title>
	<atom:link href="https://papuadeadline.com/tag/batang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://papuadeadline.com/tag/batang/</link>
	<description>Mengabarkan Tanpa Batas Waktu</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Jun 2020 12:31:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://papuadeadline.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-WhatsApp-Image-2020-07-01-at-23.14.32-32x32.jpeg</url>
	<title>batang Arsip - Papua Deadline</title>
	<link>https://papuadeadline.com/tag/batang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pembukaan Industri di Batang, Jateng, Untuk Ciptakan Lapangan Kerja</title>
		<link>https://papuadeadline.com/ekonomi/pembukaan-industri-di-batang-jateng-untuk-ciptakan-lapangan-kerja/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/ekonomi/pembukaan-industri-di-batang-jateng-untuk-ciptakan-lapangan-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2020 12:05:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[batang]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=154</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Batang &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa pembukaan kawasan industri di Batang, Provinsi Jawa Tengah untuk membuka atau menciptakan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya. ”Saya perintahkan kepada Menteri, kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/ekonomi/pembukaan-industri-di-batang-jateng-untuk-ciptakan-lapangan-kerja/" title="Pembukaan Industri di Batang, Jateng, Untuk Ciptakan Lapangan Kerja">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/ekonomi/pembukaan-industri-di-batang-jateng-untuk-ciptakan-lapangan-kerja/">Pembukaan Industri di Batang, Jateng, Untuk Ciptakan Lapangan Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Batang &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa pembukaan kawasan industri di Batang, Provinsi Jawa Tengah untuk membuka atau menciptakan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya.<span id="more-193528"></span></p>
<p>”Saya perintahkan kepada Menteri, kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk industri-industri yang akan relokasi dari Tiongkok <em>(China)</em> ke Indonesia, baik itu dari Jepang, dari Korea, dari Taiwan, dari Amerika, atau dari negara manapun berikan pelayanan yang sebaik-baiknya,” tutur Presiden seperti dilansir  dari setkab.go.id, saat memberikan sambutan pada acara peninjauan Kawasan Industri Terpadu Batang, Provinsi Jateng, Selasa (30/6).</p>
<p>Jika mengurus izinnya sulit, Presiden sampaikan telah perintahkan langsung kepada Kepala BKPM urus dari A sampai Z untuk diselesaikan sehingga investor merasa dilayani. Soal urusan pembebasan tanah, Presiden telah menanyakan kepada beberapa investor jika ada masalah akan di-<em>back up</em> agar segera selesai.</p>
<p>”Tadi saya bertanya kepada beberapa investor, sudah ada tanah misalnya di Serang, di Bekasi, “Enggak ada masalah?” “Enggak ada masalah?” “Oke, silakan dilanjutkan,” ujar Presiden.</p>
<p>Lebih lanjut, Presiden sampaikan akan menyiapkan kurang lebih 4.000 hektare di sini dan untuk tahapan pertama akan disiapkan kurang lebih 450 hektare terlebih dahulu.</p>
<p>”Langsung, misalnya ada yang mau pindah tadi, LG mau pindah besok, sudah silakan langsung masuk. Sudah, enggak usah <em>ngurus</em> apa-apa, nanti yang <em>ngurus</em> semuanya dari Kepala BKPM, tentu saja dibantu nanti oleh Gubernur, oleh Bupati yang ada di sini,” imbuh Presiden.</p>
<p>Tujuan besarnya, menurut Presiden, adalah membuka lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya kepada warga kita. ”Saya tidak mau lagi tadi ada potensi 119 perusahaan yang akan relokasi dari Tiongkok ke luar, jangan sampai kita tidak mendapatkan perusahaan-perusahaan itu untuk mau masuk ke Indonesia. Jangan kalah dengan negara-negara lain,” tuturnya.</p>
<p>Kalau negara lain memberikan harga tanah tertentu, Presiden minta agar Indonesia dapat memberikan harga kurang daripada yang ditawarkan negara tersebut.</p>
<p>Begitu pun halnya, Presiden sampaikan terkait pengurusan izin yang harus lebih cepat dan lebih baik sehingga Indonesia memiliki sebuah <em>competitiveness</em> yang baik. ”Kalau tidak, jangan sampai peristiwa tahun lalu terjadi lagi, ada relokasi dari Tiongkok 33 perusahaan kita satu pun enggak dapat,” ujarnya.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Presiden mengaku senang karena hari ini sudah ada yang masuk 7, kemudian ada 17 yang memiliki komitmen besar, sehingga telah masuk ke 60 persen, hampir 100 persen.</p>
<p>Hal ini, menurut Presiden, terus disampaikan kepada para Menteri, kepada Kepala BKPM untuk terus dilayani dan dikejar, disampaikan fasilitas-fasilitas apa yang ingin diberikan, baik itu urusan lahan, izin, listrik, gas, dan yang lain-lain. Ia menambahkan bahwa ini yang akan memberikan sebuah daya saing dalam rangka mereka mau merelokasi ke Indonesia.</p>
<p>”Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja cepat yang kita lakukan karena sekarang ini bukan negara besar mengalahkan negara yang kecil tetapi negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat,”pungkas Presiden.</p>
<p>Turut hadir mendampingi Presiden dalam agenda kali ini Seskab Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/ekonomi/pembukaan-industri-di-batang-jateng-untuk-ciptakan-lapangan-kerja/">Pembukaan Industri di Batang, Jateng, Untuk Ciptakan Lapangan Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/ekonomi/pembukaan-industri-di-batang-jateng-untuk-ciptakan-lapangan-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
