<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>intan jaya Arsip - Papua Deadline</title>
	<atom:link href="https://papuadeadline.com/tag/intan-jaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://papuadeadline.com/tag/intan-jaya/</link>
	<description>Mengabarkan Tanpa Batas Waktu</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Aug 2024 00:10:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://papuadeadline.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-WhatsApp-Image-2020-07-01-at-23.14.32-32x32.jpeg</url>
	<title>intan jaya Arsip - Papua Deadline</title>
	<link>https://papuadeadline.com/tag/intan-jaya/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pilkada Belum Dimulai Ada Kelompok Yang Ingin Kuasai SDA Papua</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/pilkada-belum-dimulai-ada-kelompok-yang-ingin-kuasai-sda-papua/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/pilkada-belum-dimulai-ada-kelompok-yang-ingin-kuasai-sda-papua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aswad]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Aug 2024 00:10:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[intan jaya]]></category>
		<category><![CDATA[kkb]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[papua tengah]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[penembakan]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[sda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=8254</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAYAPURA,papuadeadline.com &#8211; Pembatalan rekomendasi Partai Golkar kepada Paulus Waterpauw disorot Ketua Dewan Adat Papua (DAP) wilayah Tabi, Yakonias Wabrar. Ia menilai pembatalan rekomendasi ini bentuk penzoliman terhadap Kaka Besar Paulus Waterpauw yang diinginkan oleh Masyarakat <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/pilkada-belum-dimulai-ada-kelompok-yang-ingin-kuasai-sda-papua/" title="Pilkada Belum Dimulai Ada Kelompok Yang Ingin Kuasai SDA Papua">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/pilkada-belum-dimulai-ada-kelompok-yang-ingin-kuasai-sda-papua/">Pilkada Belum Dimulai Ada Kelompok Yang Ingin Kuasai SDA Papua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAYAPURA,papuadeadline.com &#8211; Pembatalan rekomendasi Partai Golkar kepada Paulus Waterpauw disorot Ketua Dewan Adat Papua (DAP) wilayah Tabi, Yakonias Wabrar.</p>
<p>Ia menilai pembatalan rekomendasi ini bentuk penzoliman terhadap Kaka Besar Paulus Waterpauw yang diinginkan oleh Masyarakat Papua sebagai calon gubernur.</p>
<p>&#8220;Kami sangat kecewa dengan hal ini karena awalnya sudah memberikan rekomendasi kepada bapak Paulus Waterpauw kemudian dipindahkan ke orang lain. Ini artinya partai Golkar sudah menzolimi pak Paulus Waterpauw. Ini juga melanggar aturan AD/ART Partai Golkar,&#8221; katanya kepada pers di Kota Sentani, Rabu (14/8/2024).</p>
<p>Menurutnya, pembatalan rekomendasi ini terpaksa dilakukan oleh Partai Golkar karena mendapat tekanan dari eksternal partai atau kekuasaan.</p>
<p>&#8220;Dari keputusan ini bisa dilihat bahwa ini bukan keinginan dari partai Golkar, tapi ada kekuatan dari luar yang mendorong Golkar untuk mengambil keputusan seperti ini. Ini jelas kepentingan orang luar yang memaksa Golkar melakukan hal-hal seperti ini di luar ketentuan partai,&#8221;tuturnya.</p>
<p>Disamping Partai Golkar mendapat tekanan eksternal, Yakonias juga menduga bahwa pembatalan rekomendasi ini dilakukan karena kepentingan kelompok tertentu yang ingin menguasai Sumber Daya Alam Papua.</p>
<p>&#8220;Sangat jelas kita lihat bahwa ini ada kepentingan kelompok yang dimainkan untuk menguasai Sumber Daya Alam di Papua. Kelompok ini membutuhkan orang yang bisa disetir atau diajak kompromi, makanya rekomendasi ini dicabut dan diserahkan kepada orang lain,&#8221;tuturnya.</p>
<p>&#8220;Kelompok ini takut ketika Kaka Besar Paulus Waterpauw menjadi gubernur maka mereka tidak bisa mendikte pak Paulus Waterpauw karena beliau itu punya prinsip dan lebih mengutamakan kepentingan rakyat Papua,&#8221;tambahnya.*<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240815_090459_439.sdocx--></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/pilkada-belum-dimulai-ada-kelompok-yang-ingin-kuasai-sda-papua/">Pilkada Belum Dimulai Ada Kelompok Yang Ingin Kuasai SDA Papua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/pilkada-belum-dimulai-ada-kelompok-yang-ingin-kuasai-sda-papua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KKB Tembak Mati Masyarakat Sipil di Sugapa Intan Jaya</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/kkb-tembak-mati-masyarakat-sipil-di-sugapa-intan-jaya/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/kkb-tembak-mati-masyarakat-sipil-di-sugapa-intan-jaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aswad]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 21:07:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[intan jaya]]></category>
		<category><![CDATA[kkb]]></category>
		<category><![CDATA[papua tengah]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[penembakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=8251</guid>

					<description><![CDATA[<p>INTAN JAYA,papuadeadline.com &#8211; Terjadi penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Bunyi tembakan terdengar dari arah Kampung Wandoga setelah personil Pasasgat menerbangkan drone untuk memantau area. Dari pantauan drone tersebut, terlihat satu korban tergeletak <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/kkb-tembak-mati-masyarakat-sipil-di-sugapa-intan-jaya/" title="KKB Tembak Mati Masyarakat Sipil di Sugapa Intan Jaya">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/kkb-tembak-mati-masyarakat-sipil-di-sugapa-intan-jaya/">KKB Tembak Mati Masyarakat Sipil di Sugapa Intan Jaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>INTAN JAYA,papuadeadline.com &#8211; Terjadi penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Bunyi tembakan terdengar dari arah Kampung Wandoga setelah personil Pasasgat menerbangkan drone untuk memantau area. Dari pantauan drone tersebut, terlihat satu korban tergeletak di area bawah sungai Wabu, Selasa, 13 Agustus 2024, sekitar pukul 14.55 WIT, di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.</p>
<p>Korban yang diidentifikasi bernama Raimon Gustam Kailimang, pekerja proyek TJP (Tigi Jaya Permai), berasal dari suku Makassar. Korban mengalami luka-luka serius, di antaranya luka tembak pada bagian kepala yang menembus dari telinga kiri ke telinga kanan, Luka Tembak dilengan Kanan, Luka Tembak di Dada Kanan.</p>
<p>Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi mengatakan, penembakan dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap VIII Intan Jaya, Lewis Kogoya , yang mengakibatkan korban meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Yang melakukan penembakan adalah KKB Kodap VIII Intan Jaya, Lewis Kogoya,&#8221; ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.</p>
<p>Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, dalam keteranganya mengungkapkan kronologi kejadian. Pada hari Selasa, 13 Agustus 2024, sekitar pukul 14.55 WIT, di Kali Wabu, korban Raimon Gustam Kailimang (MD) bersama rekannya, Robi Belau, turun ke kali untuk mengambil air. Setibanya di lokasi, mereka turun dari mobil dan mengeluarkan selang untuk menyedot air dari kali. Tiba-tiba, seorang anggota KKB dengan membawa senjata panjang mendekati mereka.</p>
<p>“Pelaku, yang diidentifikasi sebagai anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Lewis Kogoya. berdasarkan keterangan saksi dan hasil identifikasi foto, pelaku menembak korban Raimon Gustam Kailimang dari jarak sekitar satu meter. Pelaku juga melakukan pemukulan terhadap Robi Belau, rekan korban, sebelum melarikan diri ke arah Gunung Wabuk,”jelas Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.</p>
<p>Saksi yang berada di lokasi kejadian adalah Robi Belau, warga Kampung Tigamasigi, yang juga menjadi korban pemukulan. Saat ini, Robi Belau masih menjalani Pemeriksaan oleh tim penyidik Ops Damai Caretnz-2024 dan Polres Intan Jaya untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai insiden tersebut.</p>
<p>Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno menekankan bahwa korban merupakan masyarakat sipil dan bukan mata-mata pemerintah, seperti yang selalu dicurigai oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).</p>
<p>“Jenazah korban telah dievakuasi oleh Satgas Tindak Ops Damai Cartenz dan Satgas 509/BY ke Puskesmas Sugapa dan Jenazah korban direncanakan akan dikirim ke Makasar Kampung halamanya pada rabu 14 Agustus 2024.”, Tutup Kasatgas Humas.*<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240814_060311_784.sdocx--></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/kkb-tembak-mati-masyarakat-sipil-di-sugapa-intan-jaya/">KKB Tembak Mati Masyarakat Sipil di Sugapa Intan Jaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/kkb-tembak-mati-masyarakat-sipil-di-sugapa-intan-jaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potongan Dana Desa Hingga Rp 45 Miliar, Kepala Kampung di Intan Jaya Datangi Bank Papua</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tak-berkategori/potongan-dana-desa-hingga-rp-45-miliar-kepala-kampung-di-intan-jaya-datangi-bank-papua/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tak-berkategori/potongan-dana-desa-hingga-rp-45-miliar-kepala-kampung-di-intan-jaya-datangi-bank-papua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Sep 2023 03:15:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[45 Miliar]]></category>
		<category><![CDATA[dana kampung]]></category>
		<category><![CDATA[intan jaya]]></category>
		<category><![CDATA[kepala kampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7254</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jayapura, Papuadeadline.com, &#8211; Sebanyak puluhan kepala kampung dari Distrik Mbiandoga,  Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah menggelar aksi protes di kantor Bank Papua, Sabtu (2/9/2023) lalu. Aksi itu dilatarbelakangi, pemotongan dana desa tanpa kejelasan oleh Dinas Pemberdayaan <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tak-berkategori/potongan-dana-desa-hingga-rp-45-miliar-kepala-kampung-di-intan-jaya-datangi-bank-papua/" title="Potongan Dana Desa Hingga Rp 45 Miliar, Kepala Kampung di Intan Jaya Datangi Bank Papua">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tak-berkategori/potongan-dana-desa-hingga-rp-45-miliar-kepala-kampung-di-intan-jaya-datangi-bank-papua/">Potongan Dana Desa Hingga Rp 45 Miliar, Kepala Kampung di Intan Jaya Datangi Bank Papua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Jayapura, Papuadeadline.com,</strong> &#8211; Sebanyak puluhan kepala kampung dari Distrik Mbiandoga,  Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah menggelar aksi protes di kantor Bank Papua, Sabtu (2/9/2023) lalu.</p>
<p dir="ltr">Aksi itu dilatarbelakangi, pemotongan dana desa tanpa kejelasan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Intan Jaya.</p>
<p dir="ltr">Koordinator aksi Mesak Gayamba mengatakan pemotongan dana desa oleh DPMK sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu.</p>
<p dir="ltr">Menurut Mesak, pemotongan dana desa yang  dilakukan tidak prosedural dan dinilai sangat janggal dan tidak masuk akal.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Alasan pemotongan dana desa karena kepala kampung sebelumnya ada utang, sedangkan kami hadirkan kepala kampung sebelumnya dan yang menjabat untuk klarifikasi. Semuanya tidak memiliki utang. Ini sangat mengherankan,&#8221; terangnya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami tidak terima dengan pemotongan dana desa yang sangat besar selama saya menjabat 2 periode jadi Bendahara Kampung dari tahun ke tahun selalu ada potongan padahal Kepala Kampung menyampaikan tidak punya utang,&#8221; timpalnya.</p>
<p dir="ltr">Mesak  menjelaskan pemotongan yang dilakukan sangat tidak masuk diakal, pasalnya setiap desa dipotong oleh DPMK sebesar Rp 300 juta.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jadi dari 97 Kepala Desa total nyata yang diterima sekitar Rp. <a href="tel:20389100000">20.389.100.000</a>, sedangkan sesuai PAGU DD dan ADD sebesar <a href="tel:65750838050">65.750.838.050</a>,- coba jelaskan sekitar Rp 45 miliar lebih itu  kemana,&#8221; tanyanya.</p>
<p dir="ltr">Mesak menambahkan potongan tersebut dilakukan dengan alasan digunakan untuk membayar hutang para Kepala Desa, namun saat ditanya bukti rincian hutang tersebut dia tidak memilikinya.</p>
<p dir="ltr">Ironisnya kata dia, Kadis PMK Intan Jaya Yohakim Mujizau  beberapa waktu lalu menjelaskan  potongan dana desa tersebut digunakan untuk biaya pengamanan proses pencairan dana desa dan potongan PPN dan PPH.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Fakta dilapangan jumlah dana pengamanan yang dikeluarkan tidak lebih dari 500 juta bahkan banyak Aparat kemanan TNI Polri di Intan Jaya tidak merasakan dana pengamanan tersebut,&#8221; tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Di bagian lainnya Koordinator Fasilitator Kabupaten Pendamping Yakadewa menyampaikan bahwa potongan dana desa karena utang para Kepala kampung, termasuk<br />
uang perjalanan serta program kerja pendamping yang tidak berikan.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu  Wakapolda Papua Brigjen Ramdani Hidayat secara terpisah  ketika dikonfirmasi perihal potongan dana desa untuk uang pengamanan, belum mengetahui pasti.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami elum dengan informasi itu. Yang jelas kami akan konfirmasikan apakah betul atau tidak, supaya jangan hanya katanya-katanya saja&#8221; tegasnya. (<strong>Lb</strong>)</p>
<p dir="ltr">
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tak-berkategori/potongan-dana-desa-hingga-rp-45-miliar-kepala-kampung-di-intan-jaya-datangi-bank-papua/">Potongan Dana Desa Hingga Rp 45 Miliar, Kepala Kampung di Intan Jaya Datangi Bank Papua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tak-berkategori/potongan-dana-desa-hingga-rp-45-miliar-kepala-kampung-di-intan-jaya-datangi-bank-papua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bawa 17 Senjata Api, KKB Baku Tembak dengan Tim Gabungan TNI-Polri</title>
		<link>https://papuadeadline.com/nasional/bawa-17-senjata-api-kkb-baku-tembak-dengan-tim-gabungan-tni-polri/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/nasional/bawa-17-senjata-api-kkb-baku-tembak-dengan-tim-gabungan-tni-polri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2020 12:56:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[intan jaya]]></category>
		<category><![CDATA[kkb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=719</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE,Intan Jaya &#8211; Kontak Tembak antara Tim gabungan TNI &#8211; Polri dengan kelompok KKB Pimpinan Sabinus Waker terjadi,  Senin  (26/10/2020) sekitar pukul 5.00 WIT bertempat di Kampung Jalai Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya.  Ini dibenarkan <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/nasional/bawa-17-senjata-api-kkb-baku-tembak-dengan-tim-gabungan-tni-polri/" title="Bawa 17 Senjata Api, KKB Baku Tembak dengan Tim Gabungan TNI-Polri">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/bawa-17-senjata-api-kkb-baku-tembak-dengan-tim-gabungan-tni-polri/">Bawa 17 Senjata Api, KKB Baku Tembak dengan Tim Gabungan TNI-Polri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE,Intan Jaya &#8211; Kontak Tembak antara Tim gabungan TNI &#8211; Polri dengan kelompok KKB Pimpinan Sabinus Waker terjadi,  Senin  (26/10/2020) sekitar pukul 5.00 WIT bertempat di Kampung Jalai Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya.  Ini dibenarkan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH, Senin malam.</p>
<p>Kata dia,  kontak tembak antara Tim gabungan TNI–Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker. Kelompok Kriminal bersenjata berjumlah 50 orang dengan membawa 17 senjata api yang terdiri dari orang dewasa dan melibatkan anak remaja namun dipersenjatai sebagai strategi tameng hidup KKB kelompok Sabinus Waker.</p>
<p>“Pada saat kontak tembak tersebut, 50 orang bersenjata melakukan perlawanan kepada Tim gabungan TNI-Polri, sehingga diambil tindakan tegas terukur dan berhasil melumpuhkan dua tersangka atas nama Rubinus dan Hermanus Tipagau. Keduanya mengalami luka tembak dan meninggal dunia di TKP,”ujarnya. Identitas anggota KKB meninggal dunia Rubinus dan Hermanus Tipagau.</p>
<p>Dikatakan dua orang KKB yang meninggal dunia tersebut, terlibat dalam penembakan tim TGPF. Penembakan dipimpin oleh Benny Mamoto pada tanggal 9 Oktober 2020 lalu. Sehingga Bambang Purwoko (anggota TGPF) dan dua anggota TNI-AD terluka.</p>
<p>Sabinus Waker merupakan adik dari Ayub Waker yang meninggal pada tahun 2019 lalu. Saat ini Sabinus Waker tidak punya pekerjaan tetap. Kehidupan sehari-hari dia mendatangi masyarakat melakukan pemerasan untuk dia dan kelompoknya. Masyarakat di luar Freeport sering diperas.</p>
<p>Kemudian di lintasan Freeport sering melakukan penembakan dan merampok. Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Sabinus Waker ini memiliki senjata api berjumlah 17 (tujuh belas) pucuk.  KKB kelompok Sabinus Waker itu menamakan diri kelompok &#8220;Kemabu&#8221; dengan jumlah anggota 50 orang.</p>
<p>Kata dia, catatan Kriminal KKB kelompok Sabinus Waker yakni pernah terlibat dalam beberapa aksi yang tidak berperikemanusiaan. KKB kelompok Sabinus Waker tercatat memiliki peran penting pada rangkaian kejahatan kriminal yang terjadi di berbagai wilayah di Papua antara lain  insiden penyerangan anggota Brimob di tahun 2015.</p>
<p>Satu Brimob yang diperbantukan dari Sulawesi Selatan meninggal dunia ditembak. Sabinus Waker merebut dua senjata laras panjang milik Brimob. Senjata jenis senapan serbu Steyr AUG tersebut diduga digunakan saat menyerang anggota Brimob, Sabtu (21/10/2017). Dugaan ini didasarkan dari kemampuan Steyer yang bisa menembak dari jarak jauh, lantaran dilengkapi dengan teleskop.</p>
<p>Tidak hanya itu, KKB kelompok Sabinus Waker selalu membuat resah di kawasan Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua sepanjang tahun 2017. Kelompok ini dikenal suka melakukan perampasan terhadap warga dan teror penembakan di jalur pertambangan PT Freeport. Polres Mimika sudah menerbitkan DPO terhadap 21 orang pelaku penembakan tersebut.</p>
<p>Identitas ke-21 pelaku penembakan di wilayah Tembagapura yang masuk dalam DPO Polres Mimika tersebut Ayuk Waker, Obeth Waker, Ferry Elas, Konius Waker, Yopi Elas, Jack Kemong, Nau Waker, Sabinus Waker, Joni Botak, Abu Bakar alias Kuburan Kogoya, Tandi Kogoya, Tabuni, Ewu Magai, Guspi Waker, Yumando Waker alias Ando Waker, Yohanis Magai alias Bekas, Yosep Kemong, Elan Waker, Lis Tabuni, Anggau Waker, dan Gandi Waker.</p>
<p>Berikut adalah daftar rekam jejak kriminal KKB kelompok Sabinus Waker selama tahun 2020 diantaranya; Kejadian Kontak Tembak KKB Kemabu Dengan Yonif 433 yang Terjadi di Kampung Titigi Intan Jaya pada Tanggal 14 Januari 2020 Kejadian Kontak Tembak KKB Kemabu dengan Kostrad 433 di Kampung Joparu Distrik Sugapa Intan Jaya pada Tanggal 26 Januari 2020 mengakibatkan 1 orang Jekson S (Luka Tembak)</p>
<p>Kejadian Kontak Tembak Dengan TNI di Kampung Jouparu Distrik Sugapa Intan Jaya pada Tanggal 16 Februari 2020 Kejadian Pembakaran Kios dan Alat Berat oleh KKB Kemabu yang terjadi pada Tanggal 6 Februari 2020 Mengakibat kan Sejumlah Alat Berat dan Kios serta Kantor Desa Terbakar.</p>
<p>Kejadian Kontak Tembak KKB Kemabu dengan Koramil Persiapan di Distrik Hitadipa Intan Jaya pada tanggal 27 Maret 2020 Kejadian Kontak Tembak KKB Kemabu Dengan TNI di Kampung Mbamogo Distrik Homeo Intan  Jaya pada Tanggal 19 Mei 2020</p>
<p>Kejadian Penembakan terhadap Petugas Medis yang Akan Melaksan sosialisasi Covid 19 oleh KKB Kemabu di Distrik Wandai Intan Jyaya yang mengakibatkan Heniko (MD) Alex(LukaTembak) pada tanggal 22 Mei 2020</p>
<p>Kejadian Penembakan Terhadap Masyarakat Sipil di Magataga (Batas anatara Intan Jaya /Pania) Mengakibatkan seorang Petani Yunus Sani (MD) pada tanggal 29 Mei 2020. Kejadian Penembakan Terhadap Tukang Ojek oleh KKB Kemabu di Intan Jaya mengakibatakan La Ode Janudin (MD) pada tanggal 15 Agustus 2020</p>
<p>Kejadian Pembakaran Terhadap Alat berat Oleh KKB Kemabu di Intan Jaya yang Mengakibatkan Sejumlah Escavator Terbakar pada tanggal 18 Agustus 2020</p>
<p>Kejadian Penembakan Terhadap 2 tukang Ojek oleh KKB Kembau di Distrik Sugapa Intan Jaya yang mengakibatkan La ode (Luka luka) Fatur (Luka Luka) pada Tanggal 14 September 2020</p>
<p>Kejadian Penganiayaan terhadap Masyarakat sipil Yang di lakukan Oleh Kelompok KKB Kemabu Kampung Bilogai distrik Sugapa mengakibatkan Badawi (MD) pada tanggal 17 September 2020</p>
<p>Kejadian Kontak Tembak Satgas Apter dengan KKB Kemabu di Kampung Hitadipa Intan Jaya yang Mengakibatkan  Serka Sahlan(MD) dan Kehilangan 1 pucuk FNC dan 25 amunisi pada tanggal 17 September  2020</p>
<p>Kejadian Penembakan Pesawat yang akan mengevakusi Serka Sahlan (MD) oleh KKB kembau pada tanggal 18 September 2020</p>
<p>Kejadian Kontak Tembak Satgas Apter dengan KKB Kemabu di kampung Hitadipa Intan Jaya yang Mengakibatkan Prati Dwi Akbar(MD) pada tanggal 19 September 2020.</p>
<p>Kejadian Penembakan terhadap Aparat Kampung Oleh KKB kembau di depan Kantor Bupati Intan Jaya Pada Tanggal 23 September 202018. Aksi Kontak tembak KKB Kemabu dengan Personil Koramil Persiapan Hotadipa yang menimbulkan Korban An. Pdt. Yeremias Y (Meninggal Dunia) 19 september 2020.</p>
<p>Aksi Kontak tembak KKB Kemabu dengan aparat keamanan TNI di bandara Sugapa, 25 September 2020. Aksi Penembakan KKB Kemabu terhadap Mapolsek Sugapa, 30 September 2020. Aksi penembakan KKB Kemabu Terhadap Rombongan Dir Krimum dan Dansat Brimob Polda Papua di distrik Sugapa, 4 Oktober 2020.</p>
<p>Aksi Kontak tembak KKB Kemabu dengan personil TNI-Polri di Kodim Apter Distrik Sugapa, 5 Oktober 2020. Aksi Penembakan KKB Kemabu Terhadap Pewarta an. Agustinus Duwitau di Damogoa, menyebabkan korban bernama Agustinus D (Luka) 7 Oktober 2020. Aksi Penembakan KKB Kemabu Terhadap Pewarta an. Agustinus Duwitau di Damogoa, menyebabkan korban an. Agustinus D (Luka) 7 Oktober 2020.</p>
<p>Aksi Penembakan KKB Kemabu terhadap Pesawat di bandara Bilogai, Sugapa. 8 Oktober 2020. Aksi Penembakan KKB Kemabu terhadap rombongan Tim pencari Fakta Kemenkopolhukam di distrik Sugapa, menyebabkan 3 Korban an. Bambang (luka), Sertu Faisal (Luka) dan Pratu Ginanjar (Luka) 9 Oktober 2020.</p>
<p>Aksi Kontak tembak KKB Kemabu dengan personil Yonif 400 di Distrik Hitadipa, 11 Oktober 2020. Aksi Kontak tembak KKB dengan Tim Elang 3 Satgas Yonif 400 di Boligai Sugapa, 12 Oktober 2020.</p>
<p>Kabid Humas Polda Papua menegaskan bahwa TNI-polri akan terus melakukan penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan di Tanah Papua.*</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/bawa-17-senjata-api-kkb-baku-tembak-dengan-tim-gabungan-tni-polri/">Bawa 17 Senjata Api, KKB Baku Tembak dengan Tim Gabungan TNI-Polri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/nasional/bawa-17-senjata-api-kkb-baku-tembak-dengan-tim-gabungan-tni-polri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
