<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>media Arsip - Papua Deadline</title>
	<atom:link href="https://papuadeadline.com/tag/media/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://papuadeadline.com/tag/media/</link>
	<description>Mengabarkan Tanpa Batas Waktu</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Jul 2020 23:24:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://papuadeadline.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-WhatsApp-Image-2020-07-01-at-23.14.32-32x32.jpeg</url>
	<title>media Arsip - Papua Deadline</title>
	<link>https://papuadeadline.com/tag/media/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Keberhasilan Relawan COVID-19 Dalam Membantu Sesama</title>
		<link>https://papuadeadline.com/kesehatan/keberhasilan-relawan-covid-19-dalam-membantu-sesama/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/kesehatan/keberhasilan-relawan-covid-19-dalam-membantu-sesama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2020 23:24:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[covid]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[non media]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[relawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=293</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Jakarta &#8211; Tim Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas Nasional) mencatat sebanyak 30.924 relawan medis maupun non medis telah terdaftar untuk membantu percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia. Dalam implementasinya, peran relawan medis berfokus <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/kesehatan/keberhasilan-relawan-covid-19-dalam-membantu-sesama/" title="Keberhasilan Relawan COVID-19 Dalam Membantu Sesama">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/kesehatan/keberhasilan-relawan-covid-19-dalam-membantu-sesama/">Keberhasilan Relawan COVID-19 Dalam Membantu Sesama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<article>PAPUADEADLINE.COM,Jakarta &#8211; Tim Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas Nasional) mencatat sebanyak 30.924 relawan medis maupun non medis telah terdaftar untuk membantu percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia.</p>
<p>Dalam implementasinya, peran relawan medis berfokus kepada penanganan COVID-19 di fasilitas layanan kesehatan, sedangkan relawan non medis hadir ke tengah masyarakat untuk sosialisasi pencegahan penularan COVID-19 serta membantu pendistribusian bantuan.</p>
<p>Ketua Koordinator Relawan Gugus Tugas Nasional Andre Rahadian menjelaskan bahwa relawan medis memiliki peran tertentu di fasilitas layanan kesehatan atau Rumah Sakit Darurat COVID-19.</p>
<p>&#8220;Jadi itu (relawan medis) yang terdiri dari dokter, perawat, tenaga laboratorium, farmasi dan juga kesehatan masyarakat membantu proses tracing atau upara untuk mencari upaya mencari orang yang terpapar COVID-19,&#8221; jelas Andre pada dialog di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Jakarta (3/7). Selain relawan medis, relawan non medis juga memiliki peranan besar dalam upaya pencegahan COVID-19 di tengah masyarakat.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Ketua Koordinator Relawan Bidang Pendukung Gugus Tugas Nasional Yulius Setiarto mengungkapkan keberhasilan para relawan dalam menghadapi situasi tidak ideal seperti saat ini adalah perubahan dari diri sendiri yang dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi beragam tantangan di lapangan sekaligus inspirasi dalam mensosialisasikan perilaku adaptasi kebiasaan baru kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Menurut saya, perubahan diri sendiri adalah kunci. Kalau kita berhasil mengubah diri sendiri untuk patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan, maka kita (para relawan dan masyarakat) bisa bergerak lebih luas, mengubah perilaku mulai dari keluarga lalu ke lingkungan kita untuk beradaptasi pada kebiasaan baru,&#8221; ungkap Yulius. Relawan non medis secara umum bekerja di tengah masyarakat yang sekaligus menjadi lingkungan para relawan sendiri.</p>
<p>Para relawan non medis memastikan, ketahanan kesehatan dan aktivitas sosial ekonomi tetap berjalan dengan produktif dan aman COVID-19 dengan kegiatan yang beragam, antara lain membuat system emergency response untuk melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, membantu warga tidak mampu yang terdampak COVID-19 dan memberikan edukasi langsung ke masyarakat seperti kepada para pedagang di pasar-pasar setempat.</p>
<p>Guna menjaga semangat para relawan, Andre menegaskan bahwa keuntungan yang diberikan kepada para relawan bukanlah berbentuk kompensasi secara langsung, namun berupa pelatihan secara berkala, asuransi kegiatan dan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) jika dibutuhkan.</p>
<p>Sejalan dengan penjelasan Yulius, Andre juga menambahkan bahwa semua pihak harus bekerja sama dalam upaya memutus rantai penularan COVID-19 yang tentunya harus dimulai dari diri sendiri.</p>
<p>&#8220;Kita harus bekerja sama. Usaha memutus rantai penyebaran COVID-19 dimulai dari diri sendiri lalu lingkungan sekitar perlahan akan mengikuti sehingga adaptasi kebiasaan baru dapat terus dilakukan sampai kita bisa keluar dari situasi pandemi ini. Saat inilah kesempatan bagi masyarakat untuk dapat memberikan kontribusinya,&#8221; tambah Andre.</p>
<p>Terakhir, Yulius berterima kasih kepada kerja keras para relawan yang telah bergotong royong untuk membantu sesama walaupun dihadapkan pada situasi yang sulit.</p>
<p>&#8220;Terima kasih banyak atas kesukarelaan dan kesediaannya untuk bergabung serta bekerja di tengah masyarakat terlebih dalam kondisi pandemi saat ini. Kami percaya kesukarelaan teman-teman adalah modal kita membangun gotong royong yang sesungguhnya,&#8221; tutup Yulius.</p>
</article>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/kesehatan/keberhasilan-relawan-covid-19-dalam-membantu-sesama/">Keberhasilan Relawan COVID-19 Dalam Membantu Sesama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/kesehatan/keberhasilan-relawan-covid-19-dalam-membantu-sesama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Badan Intelejen Negara Hadir di Media Sosial</title>
		<link>https://papuadeadline.com/nasional/badan-intelejen-negara-hadir-di-media-sosial/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/nasional/badan-intelejen-negara-hadir-di-media-sosial/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2020 12:25:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bin]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=160</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE,Jakarta &#8211; Merespons peningkatan penggunaan media sosial (medsos), Badan Intelijen Negara (BIN) telah meluncurkan tiga akun resminya, 30 Juni 2020 Sore, di Kantor BIN . Ketiganya adalah binofficial_ri (Instragram), binofficial_ri (Twitter) dan binofficial.ri (Facebook). Langkah <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/nasional/badan-intelejen-negara-hadir-di-media-sosial/" title="Badan Intelejen Negara Hadir di Media Sosial">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/badan-intelejen-negara-hadir-di-media-sosial/">Badan Intelejen Negara Hadir di Media Sosial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE,Jakarta &#8211; Merespons peningkatan penggunaan media sosial (medsos), Badan Intelijen Negara (BIN) telah meluncurkan tiga akun resminya, 30 Juni 2020 Sore, di Kantor BIN . Ketiganya adalah binofficial_ri (Instragram), binofficial_ri (Twitter) dan binofficial.ri (Facebook). Langkah ini ditempuh guna melengkapi kebutuhan informasi masyarakat yang selama ini hanya bersumber dari website resmi BIN (www.bin.go.id).</p>
<p>“Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, BIN menganggap perlu untuk memiliki akun media sosial. Adanya akun media sosial resmi BIN menjadi salah satu cara membumikan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda,” tegas Deputi VII Bidang Komunikasi.dan Informasi BIN, Wawan Hari Purwanto.</p>
<p>Hadirnya akun media sosial resmi BIN merupakan penjabaran Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, namun dengan tetap menekankan pentingnya kerahasiaan sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 Tentang Intelijen Negara.</p>
<p>“Media sosial merupakan ruang virtual yang banyak digemari oleh semua orang, tidak terkecuali generasi muda. Dengan adanya, akun Medsos resmi BIN maka diharapkan akan mendekatkan BIN dengan kalangan milenial untuk bersama-sama menciptakan ruang publik yang positif,” tandas Deputi VII BIN.</p>
<p>Selain sebagai sarana mensosialisasikan berbagai isu terkini, akun resmi media sosial ini juga diharapkan mampu mendekatkan BIN dengan masyarakat luas.</p>
<p>“Akun ini ditujukan untuk literasi publik dan meluruskan jika ada hal-hal yang kurang pas di tengah masyarakat. Akun ini sekaligus menepis maraknya akun yang mengatasnamakan BIN namun bukan milik BIN sehingga merugikan nama baik BIN,” terang Wawan.</p>
<p>BIN mengajak masyarakat untuk terus menggunakan media sosial secara cerdas dan bijak. Dalam hal ini, masyarakat diharapkan mampu mengunggah konten-konten positif sesuai nilai-nilai luhur Pancasila, ikut menangkal hoaks, ujaran kebencian, dan radikalisme. Warganet juga diimbau untuk tetap menjaga keamanan privasi akun dengan menggunakan media sosial secara bijak dan terukur guna menghindari ketergantungan yang rentan berdampak pada gangguan kesehatan mental .</p>
<p>Diakui bahwa, media sosial saat ini telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Kecepatan, kepraktisan, dan berbagai kemudahan lainnya menjadi magnet yang menarik banyak orang untuk terus menggunakan media sosial. Bahkan, media sosial pun tidak hanya menjadi ruang interaksi antar penggunanya, namun juga menjadi rujukan informasi bagi masyarakat luas.</p>
<p>Penggunaan media sosial pun terus menunjukkan tren kenaikan, khususnya selama masa pandemik Covid-19. Berdasarkan riset dari konsultan Kantar, media sosial seperti WhatsApp dan Instagram melonjak hingga 40 persen di seluruh dunia. Kenaikan ini disebabkan banyaknya orang yang menggunakan media sosial untuk berkomunikasi karena ada karantina wilayah guna mencegah penularan Covid-19. Fenomena ini menjadi cermin adanya ketergantungan masyarakat dengan media sosial.</p>
<p>Lonjakan penggunaan media sosial pada satu sisi memang merubah pola komunikasi menjadi semakin intens dan cepat. Namun di sisi lain, media sosial telah menimbulkan sejumlah persoalan seperti sarana propaganda paham radikal, penyebaran konten pornografi, kabar bohong, ujaran kebencian, hingga munculnya akun Medsos palsu yang mengatasnamakan institusi negara. Akibatnya, masyarakat rentan terpapar informasi keliru, sehingga dapat menimbulkan kesalahpahaman yang dapat berujung pada konflik.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/badan-intelejen-negara-hadir-di-media-sosial/">Badan Intelejen Negara Hadir di Media Sosial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/nasional/badan-intelejen-negara-hadir-di-media-sosial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
