<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>medis Arsip - Papua Deadline</title>
	<atom:link href="https://papuadeadline.com/tag/medis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://papuadeadline.com/tag/medis/</link>
	<description>Mengabarkan Tanpa Batas Waktu</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Aug 2023 22:39:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://papuadeadline.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-WhatsApp-Image-2020-07-01-at-23.14.32-32x32.jpeg</url>
	<title>medis Arsip - Papua Deadline</title>
	<link>https://papuadeadline.com/tag/medis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title></title>
		<link>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/7219/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/7219/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Aug 2023 22:39:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ilaga]]></category>
		<category><![CDATA[kkb]]></category>
		<category><![CDATA[Lukman Ahmad]]></category>
		<category><![CDATA[medis]]></category>
		<category><![CDATA[mimika]]></category>
		<category><![CDATA[penembakan]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[Puncak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7219</guid>

					<description><![CDATA[<p>Warga Sipil Korban Tembak KKB di Puncak Dievakuasi ke Timika Jayapura, Papuadeadline.com, &#8211; Lukman Ahmad (32), warga sipil yang menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah itu akhirnya dievakuasi ke <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/7219/" title="">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/7219/"></a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">Warga Sipil Korban Tembak KKB di Puncak Dievakuasi ke Timika</p>
<p dir="ltr"><strong>Jayapura, Papuadeadline.com</strong>, &#8211; Lukman Ahmad (32), warga sipil yang menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah itu akhirnya dievakuasi ke Kabupaten Mimika, Kamis (24/8/2023).</p>
<p dir="ltr">Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, korban  yang diterbangkan menggunakan pesawat Reven Global Airtransport/PK-RVV dengan pilot Capt. Putri Ghassani ke Kota Timika itu, guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.</p>
<p dir="ltr">“Korban sudah dievakuasi dari Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak ke Kabupaten Mimika pada pukul 08.20 WIT,” kata Benny.</p>
<p dir="ltr">Tidak sendiri, keberangkatan korban juga turut didampingi tenaga medis dari RSUD Ilaga.</p>
<p dir="ltr">“Saat ini korban telah berada di RSUD Mimika guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” tutur Kombes benny</p>
<p dir="ltr">Diberitakan sebelumnya KKB menembak warga sipil bernama Lukman Ahmad (32) di Kompleks Pasar Tradisional Ilaga, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (23/8/2023).</p>
<p dir="ltr">Kombes Benny  membenarkan  Lukman Ahmad mengalami luka serius yakni pada bagian pelipis dan kepala belakang.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jadi peluru tembus dari pelipis ke bagian belakang kepala korban,&#8221; kata Benny, Kamis (24/8/2023).</p>
<p dir="ltr">Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia. Kompol Nyoman menambahkan, tak hanya menembak warga, KKB juga membakar sebuah bangunan di Jalan Pinggir, Kampung Jenggerpaga, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.</p>
<p dir="ltr">Kronologi kejadian penembakan berawal sekitar pukul 18.40 WIT, dimana saat korban Lukman tengah berada di kiosnya.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Tidak lama kemudian korban mendengar suara langkah seseorang yang mendekatinya, dan dengan cepat melakukan penembakan ke arah korban menggunakan senjata laras pendek,&#8221; bebernya.</p>
<p dir="ltr">Lanjut Kompol Nyoman,  aparat keamanan TNI-Polri yang saat itu merespons suara tembakan lalu ke lokasi kejadian dan menemukan korban dalam kondisi terluka dan berdarah di kepala.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Tapi kondisi korban masih sadar. Kemudian aparat keamanan melakukan penyisiran, dan pelaku tidak ditemukan di area TKP yang kemungkinan sudah melarikan diri,” terang Kompol Nyoman. (<strong>Ib</strong>)</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/7219/"></a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/7219/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waduh, Ratusan Tenaga Medis di Papua Terpapar Covid-19</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/waduh-ratusan-tenaga-medis-di-papua-terpapar-covid-19/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/waduh-ratusan-tenaga-medis-di-papua-terpapar-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 13:53:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[covid]]></category>
		<category><![CDATA[medis]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[terpapar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=469</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Jayapura – Provinsi Papua terus mengalami peningkatan  jumlah kasus positif COVID-19.  Hari ini tercatat ada tambahan 17 kasus baru sehingga jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Bumi Cenderawasih mencapai 2.890 kasus dengan rincian 1.514 orang dalam <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/waduh-ratusan-tenaga-medis-di-papua-terpapar-covid-19/" title="Waduh, Ratusan Tenaga Medis di Papua Terpapar Covid-19">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/waduh-ratusan-tenaga-medis-di-papua-terpapar-covid-19/">Waduh, Ratusan Tenaga Medis di Papua Terpapar Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE.COM,</em>Jayapura<strong> –</strong> Provinsi Papua terus mengalami peningkatan  jumlah kasus positif COVID-19.  Hari ini tercatat ada tambahan 17 kasus baru sehingga jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Bumi Cenderawasih mencapai 2.890 kasus dengan rincian 1.514 orang dalam perawatan, 1.344 dinyatakan sembuh dan 32 orang dinyatakan meninggal dunia. Tambahan 17 kasus berasal dari Kota Jayapura 11 kasus, Pegunungan Bintang 3 kasus, Yapen 2 kasus dan Biak Numfor 1 kasus.</p>
<p>Selain tambahan kasus, hari ini terdapat 9 orang yang dinyatakan sembuh. Mereka berasal dari Kota Jayapura 3 orang, Kabupaten Jayapura 3 orang, Biak Numfor 2 orang dan Mimika 1 orang.</p>
<p>Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, Silwanus Sumule menyebut, dari 2.890 kasus positif di Papua, 307 pasien positif merupakan tenaga medis yang selama ini melaksanakan tugas menangani pasien corona.</p>
<p>“Sampai hari ini ada 307 tenaga medis kami yang positif Covid-19. Jumlah terbanyak ada di Kota Jayapura sebanyak 240 orang, sementara sisanya tersebar di beberapa daerah lainnya,”kata Silwanus Sumule saat memberi  keterangan pers secara virtual di Kota Jayapura, Senin (27/7) malam.</p>
<p>“Dari jumlah itu terdapat 1 orang tenaga medis kita yang dinyatakan meningal dunia yang berasal dari Kabupaten Jayapura,”tambahnya. Dikatakan, akibat ratusan tenaga medis terpapar Covid-19, maka pelayanan di rumah sakit kurang maksimal. Bahkan terdapat rumah sakit ditutup karena tenaga medisnya positif Covid-19.</p>
<p>“Ini sangat berdampak pada pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, oleh karena itu kita tetap menghimbau kepada masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan yakni cuci tangan, gunakan masker dan menjaga jarak. Ini salah satu cara untuk menekan penyebaran virus ini,”ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/waduh-ratusan-tenaga-medis-di-papua-terpapar-covid-19/">Waduh, Ratusan Tenaga Medis di Papua Terpapar Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/waduh-ratusan-tenaga-medis-di-papua-terpapar-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
