<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>menlu Arsip - Papua Deadline</title>
	<atom:link href="https://papuadeadline.com/tag/menlu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://papuadeadline.com/tag/menlu/</link>
	<description>Mengabarkan Tanpa Batas Waktu</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Jul 2020 02:20:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://papuadeadline.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-WhatsApp-Image-2020-07-01-at-23.14.32-32x32.jpeg</url>
	<title>menlu Arsip - Papua Deadline</title>
	<link>https://papuadeadline.com/tag/menlu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menlu Ajak Negara MIKTA Bersama-sama Pulih dan Menjadi Lebih Kuat</title>
		<link>https://papuadeadline.com/dunia/menlu-ajak-negara-mikta-bersama-sama-pulih-dan-menjadi-lebih-kuat/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/dunia/menlu-ajak-negara-mikta-bersama-sama-pulih-dan-menjadi-lebih-kuat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2020 02:20:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[forum]]></category>
		<category><![CDATA[global]]></category>
		<category><![CDATA[menlu]]></category>
		<category><![CDATA[mikta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=442</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Jakarta &#8211; Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengajak negara-negara MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea, Turki, Australia) untuk bersama-sama pulih, dan menjadi lebih kuat (recover together and recover stronger) dengan menyinergikan upaya pemulihan dengan pencapaian SDGs. <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/dunia/menlu-ajak-negara-mikta-bersama-sama-pulih-dan-menjadi-lebih-kuat/" title="Menlu Ajak Negara MIKTA Bersama-sama Pulih dan Menjadi Lebih Kuat">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/dunia/menlu-ajak-negara-mikta-bersama-sama-pulih-dan-menjadi-lebih-kuat/">Menlu Ajak Negara MIKTA Bersama-sama Pulih dan Menjadi Lebih Kuat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE.COM</em>,Jakarta &#8211; Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengajak negara-negara MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea, Turki, Australia) untuk bersama-sama pulih, dan menjadi lebih kuat (<em>recover together and recover stronger</em>) dengan menyinergikan upaya pemulihan dengan pencapaian SDGs. Seperti dikutip dari setkab.go.id, dalam pertemuan ke-17 Menteri Luar Negeri MIKTA yang dilangsungkan secara virtual tersebut, Menlu RI menyampaikan 3 hal utama, yaitu:</p>
<p><strong>Pertama</strong>, pandemi Covid-19 tidak hanya menyebabkan krisis kesehatan global, tapi juga krisis pembangunan dan kemanusiaan yang tidak bisa diselesaikan sendiri, oleh negara manapun. Oleh karena itu, kerja sama internasional dan multilateralisme menjadi semakin penting, untuk secara bersama mencari solusi.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, mengenai relevansi MIKTA. Tantangan dunia saat ini sangat berbeda dengan tantangan yang dihadapi saat MIKTA pertama didirikan di tahun 2013, oleh karena itu agar bisa tetap relevan, MIKTA harus mampu beradaptasi, responsif, dan menjadi bagian dari solusi. MIKTA perlu mendorong hasil konkret baik dalam mencari solusi dari berbagai masalah global, maupun dalam memberi kesejahteraan bagi masyarakatnya sendiri. Saat ini adalah saat yang tepat bagi MIKTA untuk bekerja sama dalam memulihkan ekonomi yang terpukul akibat pandemi. Ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan di antara sesama negara MIKTA.</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, Menlu Retno menekankan bahwa MIKTA harus menjadi “Positive Force” untuk mengawal multilateralisme, agar terus terjaga, dan dapat memiliki hasil konkret, terutama di masa krisis seperti saat ini.</p>
<p>PTM MIKTA ke-17 merupakan pertemuan pertama pada tingkat Menlu yang diselenggarakan oleh Korea Selatan sebagai koordinator MIKTA tahun 2020. Pertemuan ini ditujukan untuk membahas langkah MIKTA ke depan, termasuk rencana penyelenggaraan KTT MIKTA, serta upaya mendorong kerja sama multilateral dalam menangani dampak luas pandemi Covid-19 antara lain untuk menjaga kestabilan perdagangan, <em>global supply chain</em>, mitigasi dampak, melindungi kaum rentan, dan mendorong percepatan dan distribusi vaksin.</p>
<p>Pertemuan Menlu MIKTA kali ini juga menyepakati <em>MIKTA Foreign Ministers’ Statement on Elections held at the UN General Assembly</em> yang berisi pandangan MIKTA terkait sejumlah pemilihan di badan-badan PBB, termasuk terpilihnya Indonesia sebagai anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (<em>UN Economic and Social Council</em>) periode 2021-2023.</p>
<p>MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia) merupakan forum “<em>middle power</em>” yang menyuarakan berbagai solusi dan tantangan dunia sebagai “<em>bridge builder</em>“. MIKTA berdiri sejak tahun 2013 dan setiap tahun dipegang keketuaannya secara bergilir.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/dunia/menlu-ajak-negara-mikta-bersama-sama-pulih-dan-menjadi-lebih-kuat/">Menlu Ajak Negara MIKTA Bersama-sama Pulih dan Menjadi Lebih Kuat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/dunia/menlu-ajak-negara-mikta-bersama-sama-pulih-dan-menjadi-lebih-kuat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penting Bagi ASEAN Perkuat Kerja Sama Percepatan Pemulihan Ekonomi</title>
		<link>https://papuadeadline.com/nasional/penting-bagi-asean-perkuat-kerja-sama-percepatan-pemulihan-ekonomi/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/nasional/penting-bagi-asean-perkuat-kerja-sama-percepatan-pemulihan-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2020 11:50:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[asean]]></category>
		<category><![CDATA[menlu]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=61</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Jakarta &#8211; Penting bagi Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) untuk memperkuat kerja sama percepatan pemulihan ekonomi. Dikutib dari Humas  Sekretariat Kabinet RI, pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut sebagaimana disampaikan dalam keterangan pers Menteri Luar <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/nasional/penting-bagi-asean-perkuat-kerja-sama-percepatan-pemulihan-ekonomi/" title="Penting Bagi ASEAN Perkuat Kerja Sama Percepatan Pemulihan Ekonomi">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/penting-bagi-asean-perkuat-kerja-sama-percepatan-pemulihan-ekonomi/">Penting Bagi ASEAN Perkuat Kerja Sama Percepatan Pemulihan Ekonomi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE.COM</em>,Jakarta &#8211; Penting bagi <em>Association of Southeast Asian Nations</em> (ASEAN) untuk memperkuat kerja sama percepatan pemulihan ekonomi.<span id="more-193320"></span></p>
<p>Dikutib dari Humas  Sekretariat Kabinet RI, pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut sebagaimana disampaikan dalam keterangan pers Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, usai mengikuti acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-36 ASEAN secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat (26/6).</p>
<p>Menurut Menlu, Presiden mengingatkan bahwa situasi ekonomi yang cukup terpuruk akibat dari pandemi dan hasil laporan <em>International Monetary Fund</em> (IMF) yang keluar dua hari lalu merevisi pertumbuhan ekonomi dunia dari -3 persen menjadi -4,9 persen.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi, menurut Menlu, mengingatkan bahwa dunia termasuk negara-negara di kawasan ASEAN saat ini menghadapi dua tantangan besar, yaitu penanganan Covid-19 dan dampaknya, dalam arti dampak sosial ekonominya.</p>
<p>“Presiden menyampaikan bahwa tantangan tersebut semakin berat karena situasi global yang sangat dinamis saat ini, yang ditandai antara lain persaingan atau rivalitas antara kekuatan besar negara-negara besar atau kekuatan besar yang semakin meningkat,” ujar Menlu.</p>
<p>Kemudian, Menlu juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi juga mengingatkan adanya pesimisme terhadap multilateralisme juga kita lihat semakin besar dan <em>rules-based order</em> semakin banyak dilanggar.</p>
<p>Dengan kondisi perubahan geopolitik seperti saat ini, Menlu sampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia (RI) menekankan pentingnya peran ASEAN di dalam menavigasi perubahan ini.</p>
<p>“Bapak Presiden menyampaikan bahwa lebih dari lima dekade ASEAN telah memiliki fondasi yang cukup kuat sebagai komunitas di dalam menghadapi berbagai perubahan yang ada selama ini,” kata Menlu.</p>
<p>Untuk itu, Menlu sampaikan bahwa Presiden menegaskan dengan fondasi kuat, yang sudah dibangun lebih lima dekade ini, diyakini bahwa ASEAN akan mampu untuk melewati masa sulit sekarang dan ke depan.</p>
<p>Menyikapi hal tersebut, Presiden RI, sambung Menlu, menyampaikan pentingnya seluruh negara ASEAN bekerja lebih lebih keras agar ekonomi ASEAN, ekonomi kawasan dapat tumbuh kembali secara lebih cepat.</p>
<p>“Untuk dapat menumbuhkan kembali ekonomi ASEAN, Presiden menekankan konektivitas adalah kuncinya, baik konektivitas barang, konektivitas jasa, maupun konektivitas para pelaku ekonomi yang sedapat mungkin secepat mungkin segera dapat dihidupkan,” jelas Menlu.</p>
<p>Turut hadir mendampingi Presiden dalam kegiatan kali ini Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Seskab Pramono Anung, dan Menlu Retno Marsudi.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/penting-bagi-asean-perkuat-kerja-sama-percepatan-pemulihan-ekonomi/">Penting Bagi ASEAN Perkuat Kerja Sama Percepatan Pemulihan Ekonomi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/nasional/penting-bagi-asean-perkuat-kerja-sama-percepatan-pemulihan-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
