<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pegununganarfak Arsip - Papua Deadline</title>
	<atom:link href="https://papuadeadline.com/tag/pegununganarfak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://papuadeadline.com/tag/pegununganarfak/</link>
	<description>Mengabarkan Tanpa Batas Waktu</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Aug 2023 09:44:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://papuadeadline.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-WhatsApp-Image-2020-07-01-at-23.14.32-32x32.jpeg</url>
	<title>pegununganarfak Arsip - Papua Deadline</title>
	<link>https://papuadeadline.com/tag/pegununganarfak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jangan Minder Kalian Juga Bisa, Ketua PKK Roma Megawanty: Memotivasi Ratusan Pelajar SMA Negeri Pegaf</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/jangan-minder-kalian-juga-bisa-ketua-pkk-roma-megawanty-memotivasi-ratusan-pelajar-sma-negeri-pegaf/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/jangan-minder-kalian-juga-bisa-ketua-pkk-roma-megawanty-memotivasi-ratusan-pelajar-sma-negeri-pegaf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Aug 2023 01:14:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[papua tengah]]></category>
		<category><![CDATA[pegununganarfak]]></category>
		<category><![CDATA[pkk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7176</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEGUNUNGAN ARFAK,papuadeadline.com &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat, Ny. Roma Megawanty P, S.Komp.,M.Si memimpin jajaran menyambangi kabupaten Pegunungan Arfak. Kemeriahan ditandai prosesi penyambutan tarian tumbu tanah juga dilakukan oleh masyarakat, Jumat (18/8/2023). Bupati Kabupaten Pegunungan <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/jangan-minder-kalian-juga-bisa-ketua-pkk-roma-megawanty-memotivasi-ratusan-pelajar-sma-negeri-pegaf/" title="Jangan Minder Kalian Juga Bisa, Ketua PKK Roma Megawanty: Memotivasi Ratusan Pelajar SMA Negeri Pegaf">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/jangan-minder-kalian-juga-bisa-ketua-pkk-roma-megawanty-memotivasi-ratusan-pelajar-sma-negeri-pegaf/">Jangan Minder Kalian Juga Bisa, Ketua PKK Roma Megawanty: Memotivasi Ratusan Pelajar SMA Negeri Pegaf</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PEGUNUNGAN ARFAK,papuadeadline.com &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat, Ny. Roma Megawanty P, S.Komp.,M.Si memimpin jajaran menyambangi kabupaten Pegunungan Arfak. Kemeriahan ditandai prosesi penyambutan tarian tumbu tanah juga dilakukan oleh masyarakat, Jumat (18/8/2023).</p>
<p>Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy menyampaikan ucapan selamat datang dan menyatakan bahwa perhatian yang diberikan perlu diapresiasi. Selain itu dalam membangun sarana prasarana di Kabupaten Pegunungan Arfak dibutuhkan kerjasama, baik dari pusat, provinsi dan level kabupaten.</p>
<p>Berkaitan intervensi percepatan penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Bupati mengajak para ibu-ibu jika dalam masa mengandung wajib memeriksa kesehatan secara rutin. Disamping itu pemberian asupan makanan bergizi seperti susu, telur dan sayur juga sangat penting bagi pengembangan anak.</p>
<p>&#8220;Kita harus periksa diri, ibu-ibu dan nona-nona usia produktif, aturannya untuk menikah minimal usia harus 19 tahun, jangan bilang nanti adat dan lain-lain. Kita perlu sosialisasi, pendekatan melalui gereja,&#8221; Ujarnya.</p>
<p>&#8220;Kita rubah mindset seperti itu, jangan pikir ini harta jadi kasih kawin muda-muda,&#8221; Tegasnya.</p>
<p>Selain pemeriksaan kesehatan, diinstruksikan pemanfaatan lahan untuk bercocok tanam sekira menjadi budaya masyarakat setempat. Selanjutnya peran OPD teknis wajib memberikan pendampingan secara berjenjang.</p>
<p>&#8220;Kelompok tani harus didukung, didampingi agar bisa maju. Kita punya sayur ini ada kentang, wortel masak untuk anak-anak jangan nanti sakit baru bilang lain,&#8221; Terangnya.</p>
<p>Ketua TP PKK Papua Barat, Roma Megawanty P, S.Komp.,M.Si menggambarkan arti perjuangan melalui pengamalan pribadi karena lahir, besar dan bertumbuh di daerah kabupaten Bogor dengan kondisi alam mirip dengan Pegunungan Arfak. Katanya, luasan halaman rumah perlu dimaksimalkan agar pemenuhan gizi keluarga dapat berlangsung dengan baik, manfaatkan menjadi dapur dan apotik hidup.</p>
<p>&#8220;Saya melihat sebagian kita orang Papua pinang habis dapat segera kita beli kembali, pulsa habis dapat segera kita isi, tapi susu anak habis, nanti dulu. Masa depan kita ada pada anak anak kita, anak anak yg sehat dan kuat. Untuk itu perlu disiapkan sejak dari dalam kandungan dan masa pertumbuhan emasnya sampai usia 5 tahun dengan gizi yg cukup. Jika kita punya mimpi besar, harus berjuang dengan keras, dan andalkan Tuhan.”</p>
<p>Pesan positif yang telah dipaparkan sekiranya akan terus digalakkan sehingga mendapat hasil sesuai harapan demi Kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Masa depan di anak-anak, cita-cita Indonesia emas di 2045 harus siapkan sekarang. Sebarkan, tidak berhenti di kita tapi sebarkan,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Bantuan melalui Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat juga diserahkan bibit ayam potong Sebanyak 500 ekor kepada 5 kelompok, Bibit tanaman berupa wortel, cabai, tomat, jagung, kangkung, ketimun.</p>
<p>Selain itu bantuan Perijinan UMKM untuk Kader PKK 1 Kelompok berupa uang sebesar 20 juta rupiah. Tidak lupa pemberian Makanan Beragam, Bergizi, seimbang dan aman atau B2SA sebanyak 50 kotak.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/jangan-minder-kalian-juga-bisa-ketua-pkk-roma-megawanty-memotivasi-ratusan-pelajar-sma-negeri-pegaf/">Jangan Minder Kalian Juga Bisa, Ketua PKK Roma Megawanty: Memotivasi Ratusan Pelajar SMA Negeri Pegaf</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/jangan-minder-kalian-juga-bisa-ketua-pkk-roma-megawanty-memotivasi-ratusan-pelajar-sma-negeri-pegaf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua TP PKK Papua Barat Roma Megawanty Salurkan Bantuan di Pegaf</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/ketua-tp-pkk-papua-barat-roma-megawanty-salurkan-bantuan-di-pegaf/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/ketua-tp-pkk-papua-barat-roma-megawanty-salurkan-bantuan-di-pegaf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Aug 2023 00:40:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[papuabarat]]></category>
		<category><![CDATA[pegununganarfak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7170</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEGUNUNGAN ARFAK,papuadeadline.com &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat, Ny. Roma Megawanty P, S.Komp.,M.Si memimpin jajaran menyambangi kabupaten Pegunungan Arfak. Kemeriahan ditandai prosesi penyambutan tarian tumbu tanah juga dilakukan oleh masyarakat, Jumat (18/8/2023). Bupati Kabupaten <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/ketua-tp-pkk-papua-barat-roma-megawanty-salurkan-bantuan-di-pegaf/" title="Ketua TP PKK Papua Barat Roma Megawanty Salurkan Bantuan di Pegaf">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/ketua-tp-pkk-papua-barat-roma-megawanty-salurkan-bantuan-di-pegaf/">Ketua TP PKK Papua Barat Roma Megawanty Salurkan Bantuan di Pegaf</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">PEGUNUNGAN ARFAK,papuadeadline.com &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat, Ny. Roma Megawanty P, S.Komp.,M.Si memimpin jajaran menyambangi kabupaten Pegunungan Arfak. Kemeriahan ditandai prosesi penyambutan tarian tumbu tanah juga dilakukan oleh masyarakat, Jumat (18/8/2023).</p>
<p>Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy menyampaikan ucapan selamat datang dan menyatakan bahwa perhatian yang diberikan perlu diapresiasi. Selain itu dalam membangun sarana prasarana di Kabupaten Pegunungan Arfak dibutuhkan kerjasama, baik dari pusat, provinsi dan level kabupaten.</p>
<p>Berkaitan intervensi percepatan penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Bupati mengajak para ibu-ibu jika dalam masa mengandung wajib memeriksa kesehatan secara rutin. Disamping itu pemberian asupan makanan bergizi seperti susu, telur dan sayur juga sangat penting bagi pengembangan anak.</p>
<p>&#8220;Kita harus periksa diri, ibu-ibu dan nona-nona usia produktif, aturannya untuk menikah minimal usia harus 19 tahun, jangan bilang nanti adat dan lain-lain. Kita perlu sosialisasi, pendekatan melalui gereja,&#8221; Ujarnya.</p>
<p>&#8220;Kita rubah mindset seperti itu, jangan pikir ini harta jadi kasih kawin muda-muda,&#8221; Tegasnya.</p>
<p>Selain pemeriksaan kesehatan, diinstruksikan pemanfaatan lahan untuk bercocok tanam sekira menjadi budaya masyarakat setempat. Selanjutnya peran OPD teknis wajib memberikan pendampingan secara berjenjang.</p>
<p>&#8220;Kelompok tani harus didukung, didampingi agar bisa maju. Kita punya sayur ini ada kentang, wortel masak untuk anak-anak jangan nanti sakit baru bilang lain,&#8221; Terangnya.</p>
<p>Ketua TP PKK Papua Barat, Ny. Roma Megawanty P, S.Komp.,M.Si menggambarkan arti perjuangan melalui pengamalan pribadi karena lahir, besar dan bertumbuh di daerah kabupaten Bogor dengan kondisi alam mirip dengan Pegunungan Arfak. Katanya, luasan halaman rumah perlu dimaksimalkan agar pemenuhan gizi keluarga dapat berlangsung dengan baik, manfaatkan menjadi dapur dan apotik hidup.</p>
<p>&#8220;Saya melihat sebagian kita orang Papua pinang habis dapat segera kita beli kembali, pulsa habis dapat segera kita isi, tapi susu anak habis … nanti dulu. Masa depan kita ada pada anak anak kita, anak anak yg sehat dan kuat. Untuk itu perlu disiapkan sejak dari dalam kandungan dan masa pertumbuhan emasnya sampai usia 5 tahun dengan gizi yg cukup. Jika kita punya mimpi besar, harus berjuang dengan keras, dan andalkan Tuhan.”</p>
<p>Pesan positif yang telah dipaparkan sekiranya akan terus digalakkan sehingga mendapat hasil sesuai harapan demi Kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Masa depan di anak-anak, cita-cita Indonesia emas di 2045 harus siapkan sekarang. Sebarkan, tidak berhenti di kita tapi sebarkan,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Bantuan melalui Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat juga diserahkan bibit ayam potong Sebanyak 500 ekor kepada 5 kelompok, Bibit tanaman berupa wortel, cabai, tomat, jagung, kangkung, ketimun.</p>
<p>Selain itu bantuan Perijinan UMKM untuk Kader PKK 1 Kelompok berupa uang sebesar 20 juta rupiah. Tidak lupa pemberian Makanan Beragam, Bergizi, seimbang dan aman atau B2SA Sebanyak 50 Kotak.*</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/ketua-tp-pkk-papua-barat-roma-megawanty-salurkan-bantuan-di-pegaf/">Ketua TP PKK Papua Barat Roma Megawanty Salurkan Bantuan di Pegaf</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/ketua-tp-pkk-papua-barat-roma-megawanty-salurkan-bantuan-di-pegaf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kecelakaan Maut di Pegunungan Arfak, Paulus Waterpauw Sampaikan Duka Mendalam</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/kecelakaan-maut-di-pegunungan-arfak-paulus-waterpauw-sampaikan-duka-mendalam/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/kecelakaan-maut-di-pegunungan-arfak-paulus-waterpauw-sampaikan-duka-mendalam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2022 01:19:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[papuabarat]]></category>
		<category><![CDATA[pegununganarfak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=957</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA,papuadeadline.com &#8211; Deputi II Badan Nasional Pengelolaan Potensi Perbatasan (BNPP) RI, Komjen (P). Drs. Paulus Waterpauw. M.Si menyampaikan dukacita mendalam atas kecelakaan maut di Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat yang terjadi pada Rabu (13/4/2022). Kecelakaan <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/kecelakaan-maut-di-pegunungan-arfak-paulus-waterpauw-sampaikan-duka-mendalam/" title="Kecelakaan Maut di Pegunungan Arfak, Paulus Waterpauw Sampaikan Duka Mendalam">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/kecelakaan-maut-di-pegunungan-arfak-paulus-waterpauw-sampaikan-duka-mendalam/">Kecelakaan Maut di Pegunungan Arfak, Paulus Waterpauw Sampaikan Duka Mendalam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>,papuadeadline.com &#8211; Deputi II Badan Nasional Pengelolaan Potensi Perbatasan (BNPP) RI, Komjen (P). Drs. Paulus Waterpauw. M.Si menyampaikan dukacita mendalam atas kecelakaan maut di Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat yang terjadi pada Rabu (13/4/2022).</p>
<p>Kecelakaan maut menewaskan 18 orang dan puluhan korban lainnya luka-luka. Para korban adalah pekerja tambang asal Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>“Saya ikut berdukacita kepada seluruh korban kecelakaan maut ini. Kiranya keluarga yang ditingalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi peristiwa ini,” ujar Waterpauw, Kamis (4/14/2022).</p>
<p>Kaka besar sapaan akrab Waterpauw prihatin dengan kejadian tersebut, di saat pekerja tambang rakyat sedang menaiki truk yang mengalami gagal rem.</p>
<p>Mantan Kapolda Papua Barat ini berharap pemerintah setempat dapat membantu para korban memulangkan jenazahnya ke daerah asalnya masing-masing.</p>
<p>“Saya harap pemerintah daerah bisa membantu para korban dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. Pemda juga dapat mengevaluasi pemanfaatan tambang rakyat dengan berbagai hal yang bisa menyebabkan risiko yang dihadapi ke depan,” jelas Waterpauw.</p>
<p>Selain itu, Mantan Kabaintelkam Polri ini juga berharap peristiwa ini menjadi pelajaran semua pihak. “Harapan saya dengan adanya kejadian ini, tambang itu ditutup sementara,”pungkas Waterpauw.</p>
<p>Mantan Kapolda Papua ini juga mengimbau kepada para pekerja yang berasal dari luar Papua untuk tetap memperhatikan keselamatan kerja, sebab hal tersebut menjadi utama. “Mencari nafkah boleh saja tapi keselamatan yang utama,” terangnya.</p>
<p>Ucapan dukacita juga disampaikan oleh Kepala suku besar Pegunungan Arfak Obet Ayok Rumbruren.<br />
“ Sebagai manusia kita turut berdukacita atas kecelakaan dimana 18 orang yang meninggal dunia, termasuk masih ada korban yang luka berat. Saya sempat melihat korban saat dirawat di rumah sakit angkatan laut. Sebagai tokoh masyarakat, kami menyampaikan turut berdukacita atas musibah ini,”ujarnya.*</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/kecelakaan-maut-di-pegunungan-arfak-paulus-waterpauw-sampaikan-duka-mendalam/">Kecelakaan Maut di Pegunungan Arfak, Paulus Waterpauw Sampaikan Duka Mendalam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/kecelakaan-maut-di-pegunungan-arfak-paulus-waterpauw-sampaikan-duka-mendalam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
