<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>polri Arsip - Papua Deadline</title>
	<atom:link href="https://papuadeadline.com/tag/polri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://papuadeadline.com/tag/polri/</link>
	<description>Mengabarkan Tanpa Batas Waktu</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Jun 2024 22:13:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://papuadeadline.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-WhatsApp-Image-2020-07-01-at-23.14.32-32x32.jpeg</url>
	<title>polri Arsip - Papua Deadline</title>
	<link>https://papuadeadline.com/tag/polri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Oknum Polri Bawa Lari 4 Senjata ke Hutan, TPNPB-OPM: Jangan Teror Masyarakat Dalam Pencarian Senjata</title>
		<link>https://papuadeadline.com/nasional/oknum-polri-bawa-lari-4-senjata-ke-hutan-tpnpb-opm-jangan-teror-masyarakat-dalam-pencarian-senjata/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/nasional/oknum-polri-bawa-lari-4-senjata-ke-hutan-tpnpb-opm-jangan-teror-masyarakat-dalam-pencarian-senjata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aswad]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jun 2024 22:13:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[senjata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=8125</guid>

					<description><![CDATA[<p>YALIMO,papuadeadline.com &#8211; Bripda Aske Mabel NRP 808556000, Minggu (9/6/2024) pukul 4.00 WIT masuk hutan sambil membawa lari senjata AK China 4 pucuk. Dari kronologis yang diperoleh Aske Mabel angkatan 46, Minggu pagi sekitar pukul 4.00 <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/nasional/oknum-polri-bawa-lari-4-senjata-ke-hutan-tpnpb-opm-jangan-teror-masyarakat-dalam-pencarian-senjata/" title="Oknum Polri Bawa Lari 4 Senjata ke Hutan, TPNPB-OPM: Jangan Teror Masyarakat Dalam Pencarian Senjata">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/oknum-polri-bawa-lari-4-senjata-ke-hutan-tpnpb-opm-jangan-teror-masyarakat-dalam-pencarian-senjata/">Oknum Polri Bawa Lari 4 Senjata ke Hutan, TPNPB-OPM: Jangan Teror Masyarakat Dalam Pencarian Senjata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>YALIMO,papuadeadline.com &#8211; Bripda Aske Mabel NRP 808556000, Minggu (9/6/2024) pukul 4.00 WIT masuk hutan sambil membawa lari senjata AK China 4 pucuk.</p>
<p>Dari kronologis yang diperoleh Aske Mabel angkatan 46, Minggu pagi sekitar pukul 4.00 WIT mendatangi SPKT Polres Yalimo dalam keadaan mabuk dengan menggunakan pakaian preman sambil membawa tas ransel besar dan kemudian masuk keruangan Kantor Lantas tempat penyimpanan senjata inventaris penjagaan SPKT Polres Yalimo.</p>
<p>Mabel beralsan charge handphone namun ternyata ia memengisi senjata kedalam tas ransel sebanyak 3 pucuk dan satu pucuk dipegang.</p>
<p>Mabel kemudian ditegur oleh anggota jaga namun Bripda Aske Mabel mengokang senjata api laras panjang kearah anggota jaga, merasa terancam piket jaga menyelamatkan diri dan pada saat itu juga Aske Mabel keluar dari penhagaan SPKT Polres Yalimo.</p>
<p>Karena situasi masih gelap gelap dengan sekejap Bripda Aske Mabel menghilang nembawa Lllari senjata Inventaris Pikres Yalimo.</p>
<p>Juru Bicara Tentara Pembesan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom mengakui telah mendapat informasi tersebut</p>
<p>Dikatakan, TPNPB Kodap XIV Yaligem tidak bertanggungjawab atas kknum Polisi bawa lari senjata dari Polres Yalimo</p>
<p>&#8220;Hasil konfirmasi TPNPB Kodap XIV Yaligem Dan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB, dimana pimpinan TPNPB wilayah XIV Yaligem melaporkan bahwa mereka tidak ketahui peristiwa oknum anggota Polisi yang bawa lari senjata dari Polres Yalimo,&#8221;ujarnya, Minggu malam.</p>
<p>Oleh karena itu kami dari pengendali Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB sampaikan kepada Pemerintah Indonesia dan pihak TNIdan Polri untuk tidak melakukan tindak teror terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Yalimo, karena pencurian senjata jelas-jelas telah dilakukan oleh oknum anggota Polisi.</p>
<p>&#8220;Sekali lagi kami dari pengendali Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB sampaikan bahwa, TNI dan Polisi tidak diperbolehkan intimidasi dan teror terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Yalimo tetkait kasus inu Jika tidak mengindahkan himbauan TPNPB, maka pemerintah akan menanggung resikonya,&#8221;ujarnya.**</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/oknum-polri-bawa-lari-4-senjata-ke-hutan-tpnpb-opm-jangan-teror-masyarakat-dalam-pencarian-senjata/">Oknum Polri Bawa Lari 4 Senjata ke Hutan, TPNPB-OPM: Jangan Teror Masyarakat Dalam Pencarian Senjata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/nasional/oknum-polri-bawa-lari-4-senjata-ke-hutan-tpnpb-opm-jangan-teror-masyarakat-dalam-pencarian-senjata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aparat Keamanan dan TPNPB OPM Baku Tembak di Intan Jaya, Dua Orang Anak Tertembak</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2024 10:30:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[opm]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<category><![CDATA[tpnpb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7863</guid>

					<description><![CDATA[<p>INTAN JAYA,papuadeadline.com &#8211; Terjadi baku tembak antara apara keamanan TNI-Polri dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap VIII Intan Jaya Senin, 8 April 2024, yan terjadi pukul 12.30 WIT &#8220;Kontak <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/" title="Aparat Keamanan dan TPNPB OPM Baku Tembak di Intan Jaya, Dua Orang Anak Tertembak">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/">Aparat Keamanan dan TPNPB OPM Baku Tembak di Intan Jaya, Dua Orang Anak Tertembak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>INTAN JAYA,papuadeadline.com &#8211; Terjadi baku tembak antara apara keamanan TNI-Polri dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap VIII Intan Jaya Senin, 8 April 2024, yan terjadi pukul 12.30 WIT</p>
<p>&#8220;Kontak tembak tersebut terjadi selama dua Jam di pusat Kota Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua,&#8221;ujar Juru Bicara Komando Nasional (Komnas) TPNPB OPM Sebby Sambom, Senin malam.</p>
<p>Dilatakan, baku tembak yang terjadi selama 2 jam di Sugapa mengakibatkan dua orang anak Sekolah Dasar menjadi korban penembakan, diantaranya Nepina Duwitau berusia (6) tahun dalam keadaan kritis dan Nardo Duwitau berusia (12) tahun meninggal dunia setelah tertembak saat terjadi kontak senjata sejak pukul 12:30 WIT hingga 14:00 WIT</p>
<p>Ditegaskannya, aksi baku tembak antara TPNPB Kodap VIII Intan Jaya dan TNI-Polri di Intan Jaya terjadi akibat masalah politik antara Pemerintah Indonesia dan orang Papua yang tak pernah diselesaikan oleh kedua belah pihak.</p>
<p>&#8220;TPNPB menyampaikan kepada Pemerintah Indonesia untuk segera melakukan pembicaraan damai dengan seluruh rakyat Papua agar konflik bersenjata yang terjadi di tanah Papua antara kami dan Militer Indonesia bisa diselesaikan dan harus di mediasi oleh PBB,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Jika Indonesia biarkan hal ini terus terjadi, maka warga sipil yang akan terus menjadi korban selama konflik terjadi. Ini yang harus di pertimbangkan oleh negara indonesia untuk mengakhiri konflik di tanah Papua.*<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240408_192548_949.sdocx--></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/">Aparat Keamanan dan TPNPB OPM Baku Tembak di Intan Jaya, Dua Orang Anak Tertembak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bawa Senjata dan Sajam Sekelompok Oknum TNI Ngamuk dan Merusak Fasilitas Polres Jayawijaya</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Mar 2024 04:22:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Jayawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7762</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAYAWIJAYA,papuadeadline.com &#8211; Ruangan Polres Jayawijaya dirusak oleh sekelompok oknum personel Batalyon 756/Wms. Akibatnya, 8  kaca jendela ruang SPKT pecah akibat lemparan batu. 4  kaca nako ruang Sipropam pecah, 2  kaca jendela ruang kasat lantas pecah, <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/" title="Bawa Senjata dan Sajam Sekelompok Oknum TNI Ngamuk dan Merusak Fasilitas Polres Jayawijaya">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/">Bawa Senjata dan Sajam Sekelompok Oknum TNI Ngamuk dan Merusak Fasilitas Polres Jayawijaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAYAWIJAYA,papuadeadline.com &#8211; Ruangan Polres Jayawijaya dirusak oleh sekelompok oknum personel Batalyon 756/Wms. Akibatnya, 8  kaca jendela ruang SPKT pecah akibat lemparan batu. 4  kaca nako ruang Sipropam pecah, 2  kaca jendela ruang kasat lantas pecah, Sabtu 2 Maret 2024 sekitar pukul 20.10 WIT</p>
<p>Dari kronologis kejadian, berawal dari adanya laporan dari masyarakat bahwa ada keributan di Pilamo Futsal yang dilakukan oleh oknum TNI selanjutnya personil penjagaan Polres Jayawijaya melaporkan permasalahan tersebut kepada Subdenpom Wamena.</p>
<p>Namun, pada saat personil kembali ke penjagaan Polres Jayawijaya datanglah personil Batalyon dengan menggunakan kendaraan dinas Batalyon dan 2 unit Ranmor dengan membawa sajam dan senjata api. Selanjutnya langsung melakukan pengerusakan terhadap beberapa ruangan Polres Jayawijaya dan beberapa kendaraan yang terparkir di depan penjagaan Polres Jayawijaya.  Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.</p>
<p>Panglima Kodam XVII /Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan saat dikonfermasi, Minggu (3/3/2024) siang,  perihal kejadian tersebut mengaku telah melakukan pemeriksaan kepada mereka yang terlibat. &#8220;Kita sedang lakukan pemeriksaan terhadap prajurit yang terlibat. Proses hukum akan kita lakukan,&#8221;ujarnya.*<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240303_131838_570.sdocx--></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/">Bawa Senjata dan Sajam Sekelompok Oknum TNI Ngamuk dan Merusak Fasilitas Polres Jayawijaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ladang Ganja di Sumut Dimusnahkan Bareskrim Polri</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tak-berkategori/ladang-ganja-di-sumut-dimusnahkan-bareskrim-polri/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tak-berkategori/ladang-ganja-di-sumut-dimusnahkan-bareskrim-polri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2020 07:57:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[ganja]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=744</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Jakarta &#8211; Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memusnahkan lima hektare ladang ganja di ketinggian 1020 MDPL Pegunungan Torsipira Manuk, Desa Pardomuan Hutatua, Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut). &#8220;Pemusnahan 5 Hektare ladang ganja <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tak-berkategori/ladang-ganja-di-sumut-dimusnahkan-bareskrim-polri/" title="Ladang Ganja di Sumut Dimusnahkan Bareskrim Polri">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tak-berkategori/ladang-ganja-di-sumut-dimusnahkan-bareskrim-polri/">Ladang Ganja di Sumut Dimusnahkan Bareskrim Polri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Jakarta &#8211; Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memusnahkan lima hektare ladang ganja di ketinggian 1020 MDPL Pegunungan Torsipira Manuk, Desa Pardomuan Hutatua, Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut).</p>
<p>&#8220;Pemusnahan 5 Hektare ladang ganja milik tersangka Mukri dengan cara dicabut kemudian dibakar,&#8221; kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (8/12/2020).</p>
<p>Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Holomoan Siregar menjelaskan, pemusnahan ladang ganja tersebut terkait dengan pengungkapan kasus jaringan Mandailing Natal, Sumatera Barat dan Jakarta.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian pengungkapan kasus peredaran gelap ganja jaringan Madina &#8211; Sumbar &#8211; Jakarta oleh Satgas NIC Ditipidnarkoba bekerjasama dengan Ditresnarkoba Polda Sumut, Satresnarkoba Polres Madina dan tim Bea &amp; Cukai sejak 2 Desember 2020-5 Desember 2020,&#8221; ujar Krisno.</p>
<p>Dalam pengungkapan tersebut, petugas gabungan mengamanan barang bukti sebanyak 283 Kilogram ganja, 1 unit mobil, dan , menangkap 5 orang tersangka.</p>
<p>&#8220;Yang berperan sebagai pemilik ladang ganja, tukang angkut, pemesan dan bagian keuangan, sindikat dibongkar tuntas dari berbagai 3 TKP di Madina, Bukittinggi &amp; Padang,&#8221; ucap Krisno.  Ia juga mengimbau, Pemerintah untuk melakukan rekayasa sosial sehingga petani ganja mau berpindah menjadi petani tanaman produktif.*</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tak-berkategori/ladang-ganja-di-sumut-dimusnahkan-bareskrim-polri/">Ladang Ganja di Sumut Dimusnahkan Bareskrim Polri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tak-berkategori/ladang-ganja-di-sumut-dimusnahkan-bareskrim-polri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Anggota Polres Yahukimo Diserang dan Dilempar Batu</title>
		<link>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aswad]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 23:35:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[polda]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[yahukimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=526</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Yahukimo – Tiga anggota Polres Yahukimo yakni Aipda Mukharam Imanailo (40), Briptu Ferdinand Arifin Wali (28) dan Bripka Amir Mulu (38) menjadi korban penyerangan sekelompok warga di Jalan Paradiso Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (8/8) <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/" title="Tiga Anggota Polres Yahukimo Diserang dan Dilempar Batu">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/">Tiga Anggota Polres Yahukimo Diserang dan Dilempar Batu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE.COM</em>,Yahukimo – Tiga anggota Polres Yahukimo yakni Aipda Mukharam Imanailo (40), Briptu Ferdinand Arifin Wali (28) dan Bripka Amir Mulu (38) menjadi korban penyerangan sekelompok warga di Jalan Paradiso Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (8/8) malam.</p>
<p>Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM.Kamal ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, dimana penyebab penyerangan terhadap tiga anggota itu berawal dari salah paham.</p>
<p>“Awalnya dari teguran untuk berbicara pelang saat menerima telepon, namun hal itu tidak terima baik dimana pelaku langsung mengambil balok lalu memukul Briptu Ferdinand,”ujarnya, Senin (10/8) diruang kerjanya.</p>
<p>Lanjut Kamal, disaat yang sama Aipda Mukharam Imanailo dan Bripka Amir Mulu sempat melerai, namun warga yang melintas malah melakukan penyerangan terdapa tiga anggota tersebut.</p>
<p>“Aipda Mukharam Imanailo dan Bripka Amir Mulu sempat menegur untuk tidak main hakim sendiri, seketika pelaku pelaku dan rekannya tidak terima ditegur, kemudian keluar dari mobil dan langsung melakukan penyerangan serta pelemparan dengan batu terhadap ketiga anggota Polri tersebut,” jelasnya.</p>
<p>Walau sempat mengalami luka-luka, tiga anggota itu berhasil menyeamatkan diri ke Mapolsek Dekai dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Yahukimo.</p>
<p>“Aipda Mukharam Imanailo luka memar di bagian punggung, paha kaki kanan dan kiri, lengan kanan serta ujung jari manis kanan putus akibat digigit, Briptu Ferdinand Arifin Wali Luka memar di kaki dan tangan kiri, sementara Bripka Amir Mulu dalam kondisi baik,” bebernya.</p>
<p>Kamal pun menambahkan MK salah satu dari beberapa pelaku pengeroyokan berhasil diamankan setelah mendapatkan tindakan tegas lantaran hendak menyerang petugas.</p>
<p>“Pelaku melakukan perlawanan dengan mengambil busur panah dan langsung melepas anak panah ke arah personel Polres Yahukimo sehingga personil melakukan tindakan tegas dengan tembakan peringatan ke atas dan selanjutnya menembak peluru karet  dibagian kaki pelaku,” ucapnya.</p>
<p>Atas kasus itu, kini pihak kepolisian Resort Yahukimo masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. Bahkan Kamal meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dengan kasus itu, mengingat kasus pengeroyokan ini masuk tindak pidana dan telah melakukan pelanggaran hukum.*</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/">Tiga Anggota Polres Yahukimo Diserang dan Dilempar Batu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TNI-Polri Harus Gesit, Adaptif, Inovatif Hadapi Tantangan Zaman</title>
		<link>https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aswad]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2020 13:54:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=420</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Jakarta &#8211; Dunia berubah dengan cepat ditandai dengan disrupsi teknologi yang telah berdampak pada semua sektor kehidupan, tak terkecuali bidang militer. Tantangan yang dihadapi pun jauh lebih berat, dinamis, dan kompleks dari sebelumnya. Penerapan otomatisasi, <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/" title="TNI-Polri Harus Gesit, Adaptif, Inovatif Hadapi Tantangan Zaman">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/">TNI-Polri Harus Gesit, Adaptif, Inovatif Hadapi Tantangan Zaman</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE.COM</em>,Jakarta &#8211; Dunia berubah dengan cepat ditandai dengan disrupsi teknologi yang telah berdampak pada semua sektor kehidupan, tak terkecuali bidang militer. Tantangan yang dihadapi pun jauh lebih berat, dinamis, dan kompleks dari sebelumnya. Penerapan otomatisasi, kecerdasan buatan (<em>artificial intelligence</em>), hingga <em>big data</em> mengalami percepatan dan semakin dipercepat dengan adanya pandemi Covid-19.</p>
<p>Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan secara virtual dalam acara pembekalan calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri tahun 2020 dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, (8 /8/2020)</p>
<p>&#8220;Teknologi militer juga berkembang dengan cepat. Teknologi militer terkini menggabungkan instrumen persenjataan dengan penggunaan kecerdasan buatan. Teknologi automatisasi dan teknologi sensor yang mengarah pada pengindraan jarak jauh semakin canggih. Komputasi kuantum juga telah mengarah pada sistem senjata yang otonom serta pertahanan siber,&#8221;kata Presiden yang dilansir dari setneg.go.id.</p>
<p>&#8220;Tantangan kejahatan yang dihadapi oleh perwira kepolisian juga sangat berat. Kejahatan menggunakan teknologi canggih dan kejahatan siber yang lintas negara juga memerlukan kemampuan antisipasi dan mitigasi yang lebih baik,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Oleh karena itu, untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut, Presiden meminta agar para capaja TNI-Polri mau terus belajar, baik secara mandiri maupun melalui institusi. Capaja TNI-Polri juga dituntut untuk tidak lagi berpikir dengan cara biasa-biasa saja, bekerja secara monoton, atau menggunakan kemampuan yang standar saja.</p>
<p>&#8220;Para perwira TNI dan Polri masa depan harus memiliki sikap mental dan cara kerja yang tidak biasa-biasa saja. Harus semakin cerdas dan lincah dalam menghadapi perubahan, cepat adaptasi, dan selalu berpikir inovatif, dan harus lebih baik dan lebih cepat dibanding negara lain,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Di samping itu, Kepala Negara juga mengingatkan para capaja TNI-Polri untuk terus konsisten terhadap ideologi negara Pancasila, kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika, dan tujuan-tujuan besar negara. Capaja TNI-Polri juga dituntut untuk memiliki jiwa kesatria, pantang mundur, dan selalu optimis pada kejayaan dan kemajuan bangsa.</p>
<p>&#8220;Saya berpesan agar selalu merawat semangat persatuan-kesatuan, semangat persaudaraan dan gotong-royong. Kita harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada rakyat, bangsa dan negara. TNI dan Polri harus bersatu dalam menghadapi setiap ancaman dan tantangan bangsa ke depan,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Di penghujung sambutannya, Presiden berpesan agar para capaja tidak melupakan dukungan dan doa dari orang tua. Presiden juga berterima kasih kepada segenap pimpinan TNI-Polri, termasuk  para pendidik, pelatih, dan pengasuh jajaran Akademi TNI dan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.</p>
<p>&#8220;Kerja keras dan pengabdian saudara akan selamanya dikenang oleh anak-anak didik saudara-saudara dan menjadi fondasi yang kokoh dalam membentuk karakter calon-calon pemimpin masa depan bangsa,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/">TNI-Polri Harus Gesit, Adaptif, Inovatif Hadapi Tantangan Zaman</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Yalimo Salurkan 10 Ton Beras Mabes Polri Kepada Masyarakat</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/polres-yalimo-salurkan-10-ton-beras-mabes-polri-kepada-masyarakat/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/polres-yalimo-salurkan-10-ton-beras-mabes-polri-kepada-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2020 00:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[polda]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[yalimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=24</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Yalimo &#8211; Polres Yalimo mendistribusikan bantuan sosial 10 Ton beras dari Mabes Polri kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, Selasa (23/6/2020). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Apahapsili Iptu Samuel Sampara didampingi tiga personil Polsek Apahapsili. Kapolres <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/polres-yalimo-salurkan-10-ton-beras-mabes-polri-kepada-masyarakat/" title="Polres Yalimo Salurkan 10 Ton Beras Mabes Polri Kepada Masyarakat">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/polres-yalimo-salurkan-10-ton-beras-mabes-polri-kepada-masyarakat/">Polres Yalimo Salurkan 10 Ton Beras Mabes Polri Kepada Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>PAPUADEADLINE.COM</em></strong>,Yalimo &#8211; Polres Yalimo mendistribusikan bantuan sosial 10 Ton beras dari Mabes Polri kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, Selasa (23/6/2020). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Apahapsili Iptu Samuel Sampara didampingi tiga personil Polsek Apahapsili.</p>
<p>Kapolres Yalimo AKBP Rahmat Kaharudin, SH melalui Kapolsek Apahapsili Iptu Samuel Sampara menjelaskan bantuan 10 Ton beras yang didistribusikan merupakan program dari Mabes Polri sebagi bentuk perhatian Polri kepada masyarakat ditengah wabah pandemi Covid-19.</p>
<p>“Ini bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, hari ini sebanyak tiga lokasi yang mendapatkan bantuan tersebut yakni masyarakat Kampung Orohon, jemaat Gereja Simirna (Masyarakat Kampung Fari dan Kampung Wanamalo) serta Jemaat Gereja Pintuelok (masyarakat Kampung Fari dan Wasalalo),”ujarnya.</p>
<p>Untuk masyarakat Kampung Orohon dibagikan sebanyak 200 kg untuk 20 kepala keluarga, jemaat Gereja Simirna sebanyak 150 kg untuk 15 kepala keluarga dan kemaat Gereja Pintuelok 150 Kg untuk 15 kepala keluarga.</p>
<p>Dikatakan, bantuan 10 ton beras dari Mabes Polri, akan dibagikan kepada masyarakat yang betul-betul terdampak dan membutuhkan di situasi pandemi Covid-19, dimana Polres Yalimo juga sebelumnya sudah membagikan bantuan beras kepada masyarakat lainnya.</p>
<p>“Hari ini total 500 Kg beras bantuan dari Mabes Polri sudah kami salurkan, semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat,”ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/polres-yalimo-salurkan-10-ton-beras-mabes-polri-kepada-masyarakat/">Polres Yalimo Salurkan 10 Ton Beras Mabes Polri Kepada Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/polres-yalimo-salurkan-10-ton-beras-mabes-polri-kepada-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
