<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tni Arsip - Papua Deadline</title>
	<atom:link href="https://papuadeadline.com/tag/tni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://papuadeadline.com/tag/tni/</link>
	<description>Mengabarkan Tanpa Batas Waktu</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Apr 2024 14:48:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://papuadeadline.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-WhatsApp-Image-2020-07-01-at-23.14.32-32x32.jpeg</url>
	<title>tni Arsip - Papua Deadline</title>
	<link>https://papuadeadline.com/tag/tni/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Danramil Distrik Komopa Paniai Tewas Ditembak TPNPB OPM</title>
		<link>https://papuadeadline.com/nasional/danramil-distrik-komopa-paniai-tewas-ditembak-tpnpn-opm/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/nasional/danramil-distrik-komopa-paniai-tewas-ditembak-tpnpn-opm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Apr 2024 19:57:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[opm]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<category><![CDATA[tpnpb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7873</guid>

					<description><![CDATA[<p>PANIA,papuadeadline.com-Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM ) Komando Daerah Pertahanan XIII Kegepa Nipouda Paniai dibawah Pimpinan Komandan Operasi TPNPB Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai, Mayor, Osea Satu Boma bersama pasukannya masuk menyerang <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/nasional/danramil-distrik-komopa-paniai-tewas-ditembak-tpnpn-opm/" title="Danramil Distrik Komopa Paniai Tewas Ditembak TPNPB OPM">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/danramil-distrik-komopa-paniai-tewas-ditembak-tpnpn-opm/">Danramil Distrik Komopa Paniai Tewas Ditembak TPNPB OPM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>PANIA,</b>papuadeadline.com-Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM ) Komando Daerah Pertahanan XIII Kegepa Nipouda Paniai dibawah Pimpinan Komandan Operasi TPNPB Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai, Mayor, Osea Satu Boma bersama pasukannya masuk menyerang anggota TNI di jalan Trans Paniai- Intan Jaya.</p>
<p>Dalam penyerangan tersebut TPNPB menembak  Letda Inf Otto Sugalrey Danramil 1703-03 di Distrik, Komopa, Agadide, Kabupaten Paniai. &#8220;Penembakan terjadi pada hari pukul 17.00 WIT,&#8221;ujar Juru Bicara TPNPB OPM, Sebby Sambom, Kamis (11/4/2024).</p>
<p>Diungkapkan, Komandan Operasi Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai, Mayor Osea Satu Boma, menyatakan sikap bertanggungjawab atas aksi penyerangan ini.*</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/danramil-distrik-komopa-paniai-tewas-ditembak-tpnpn-opm/">Danramil Distrik Komopa Paniai Tewas Ditembak TPNPB OPM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/nasional/danramil-distrik-komopa-paniai-tewas-ditembak-tpnpn-opm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemuda Katolik Dorong Penanganan Penyiksaan Dalam Drum Oknum Aparat Terhadap Warga</title>
		<link>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pemuda-katolik-dorong-penanganan-penyiksaan-dalam-drum-oknum-aparat-terhadap-warga/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pemuda-katolik-dorong-penanganan-penyiksaan-dalam-drum-oknum-aparat-terhadap-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2024 14:32:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[penyiksaan]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7895</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAYAPURA,papuadeadline.com &#8211; Pemuda Katolik Papua mendorong penanganan kasus penyiksaan oknum aparat keamanan (TNI) terhadap warga sipil yang sempat viral beberapa waktu lalu agar terus menjadi perhatian semua pihak. Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua, <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pemuda-katolik-dorong-penanganan-penyiksaan-dalam-drum-oknum-aparat-terhadap-warga/" title="Pemuda Katolik Dorong Penanganan Penyiksaan Dalam Drum Oknum Aparat Terhadap Warga">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pemuda-katolik-dorong-penanganan-penyiksaan-dalam-drum-oknum-aparat-terhadap-warga/">Pemuda Katolik Dorong Penanganan Penyiksaan Dalam Drum Oknum Aparat Terhadap Warga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAYAPURA,papuadeadline.com &#8211; Pemuda Katolik Papua mendorong penanganan kasus penyiksaan oknum aparat keamanan (TNI) terhadap warga sipil yang sempat viral beberapa waktu lalu agar terus menjadi perhatian semua pihak.</p>
<p>Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua, Melianus Asso dalam siaran persnya di Jayapura, Selasa 9 April 2024 mengungkapkan dalam video yang viral terlihat jelas penyiksaan tersebut diduga dilakukan oleh oknum aparat negara.</p>
<p>&#8220;Dalam video itu, seorang pria terlihat disiksa dan sebagainya. Maka, Pemuda Katolik Komda Papua mengutuk keras aksi tidak terpuji tersebut,&#8221; katanya dalam rilis siaran pers yang diterima.</p>
<p>Menurut dia, aksi tersebut telah menambah daftar panjang korban kekerasan di tanah Papua, sehingga nilai tanah perdamaian yang kerap kali digaungkan sepenuhnya belum terwujud dan semakin jauh dari harapan.</p>
<p>&#8220;Ini namanya pembangunan dan kesejahteraan tiap warga negara yang menjadi cita-cita negara ini terhambat,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Untuk itu, Asso menegakan bahwa Pemuda Katolik mendukung penuh penanganan dan mendorong adanya upaya investigasi menyeluruh supaya ada keadilan bagi korban dan keluarga serta terselenggaranya proses hukum yang adil dan transparan kepada terduga pelaku kekerasan.</p>
<p>&#8220;Kami juga mendorong upaya-upaya dialog damai sebagai jalan paling bermartabat untuk menyelesaikan soal kekerasan di Tanah Papua. Apalagi negara kita sudah punya pengalaman dalam membangun perdamaian di Aceh, kiranya hal yang sama bisa dilakukan di Papua,&#8221; tegasnya.(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pemuda-katolik-dorong-penanganan-penyiksaan-dalam-drum-oknum-aparat-terhadap-warga/">Pemuda Katolik Dorong Penanganan Penyiksaan Dalam Drum Oknum Aparat Terhadap Warga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pemuda-katolik-dorong-penanganan-penyiksaan-dalam-drum-oknum-aparat-terhadap-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aparat Keamanan dan TPNPB OPM Baku Tembak di Intan Jaya, Dua Orang Anak Tertembak</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2024 10:30:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[opm]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<category><![CDATA[tpnpb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7863</guid>

					<description><![CDATA[<p>INTAN JAYA,papuadeadline.com &#8211; Terjadi baku tembak antara apara keamanan TNI-Polri dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap VIII Intan Jaya Senin, 8 April 2024, yan terjadi pukul 12.30 WIT &#8220;Kontak <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/" title="Aparat Keamanan dan TPNPB OPM Baku Tembak di Intan Jaya, Dua Orang Anak Tertembak">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/">Aparat Keamanan dan TPNPB OPM Baku Tembak di Intan Jaya, Dua Orang Anak Tertembak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>INTAN JAYA,papuadeadline.com &#8211; Terjadi baku tembak antara apara keamanan TNI-Polri dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap VIII Intan Jaya Senin, 8 April 2024, yan terjadi pukul 12.30 WIT</p>
<p>&#8220;Kontak tembak tersebut terjadi selama dua Jam di pusat Kota Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua,&#8221;ujar Juru Bicara Komando Nasional (Komnas) TPNPB OPM Sebby Sambom, Senin malam.</p>
<p>Dilatakan, baku tembak yang terjadi selama 2 jam di Sugapa mengakibatkan dua orang anak Sekolah Dasar menjadi korban penembakan, diantaranya Nepina Duwitau berusia (6) tahun dalam keadaan kritis dan Nardo Duwitau berusia (12) tahun meninggal dunia setelah tertembak saat terjadi kontak senjata sejak pukul 12:30 WIT hingga 14:00 WIT</p>
<p>Ditegaskannya, aksi baku tembak antara TPNPB Kodap VIII Intan Jaya dan TNI-Polri di Intan Jaya terjadi akibat masalah politik antara Pemerintah Indonesia dan orang Papua yang tak pernah diselesaikan oleh kedua belah pihak.</p>
<p>&#8220;TPNPB menyampaikan kepada Pemerintah Indonesia untuk segera melakukan pembicaraan damai dengan seluruh rakyat Papua agar konflik bersenjata yang terjadi di tanah Papua antara kami dan Militer Indonesia bisa diselesaikan dan harus di mediasi oleh PBB,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Jika Indonesia biarkan hal ini terus terjadi, maka warga sipil yang akan terus menjadi korban selama konflik terjadi. Ini yang harus di pertimbangkan oleh negara indonesia untuk mengakhiri konflik di tanah Papua.*<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240408_192548_949.sdocx--></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/">Aparat Keamanan dan TPNPB OPM Baku Tembak di Intan Jaya, Dua Orang Anak Tertembak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/aparat-keamanan-dan-tpnpb-opm-baku-tembak-di-intan-jaya-dua-orang-anak-tertembak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2 Senjata Dirampas, Seorang Anggota TNI Tewas Tertembak TPNPB OPM</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/2-senjata-dirampas-seorang-anggota-tni-tewas-tertembak-tpnpb-opm/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/2-senjata-dirampas-seorang-anggota-tni-tewas-tertembak-tpnpb-opm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 22:54:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[opm]]></category>
		<category><![CDATA[pistol]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7815</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAYAPURA,papuadeadline &#8211; Baku tembak antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (&#60;span;&#62;TPNPB-OPM ) Organisasi Papua Merdeka &#60;span;&#62;dan TNI  terjadi, Minggu (17/3/2024) siang hingga sore. &#8220;TPNPB OPM berhasil menembak mati satu anggota TNI dan dilaporkan tewas dalam <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/2-senjata-dirampas-seorang-anggota-tni-tewas-tertembak-tpnpb-opm/" title="2 Senjata Dirampas, Seorang Anggota TNI Tewas Tertembak TPNPB OPM">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/2-senjata-dirampas-seorang-anggota-tni-tewas-tertembak-tpnpb-opm/">2 Senjata Dirampas, Seorang Anggota TNI Tewas Tertembak TPNPB OPM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAYAPURA,papuadeadline &#8211; Baku tembak antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (&lt;span;&gt;TPNPB-OPM ) Organisasi Papua Merdeka &lt;span;&gt;dan TNI  terjadi, Minggu (17/3/2024) siang hingga sore.</p>
<p>&#8220;TPNPB OPM berhasil menembak mati satu anggota TNI dan dilaporkan tewas dalam baku tembak tersebut di Kampung Kulirik, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya,&#8221;ujar Juru Bicara Komando Nasional (Komnas) TPNPB OPM Sebby Sambom, Senin (18/3/2024) pagi.</p>
<p>Dan dipihak TPNPB belum ada korban, tapi sedang baku tembak. &#8220;Satu aparat TNI meninggal dunia,  sedangkan satu lagi luka-luka dan sementara menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Puncak Jaya Mulia. Dua pistol juga kami rampas,&#8221;tegasnya.*<br />
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240318_075142_376.sdocx--></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/2-senjata-dirampas-seorang-anggota-tni-tewas-tertembak-tpnpb-opm/">2 Senjata Dirampas, Seorang Anggota TNI Tewas Tertembak TPNPB OPM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/2-senjata-dirampas-seorang-anggota-tni-tewas-tertembak-tpnpb-opm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bawa Senjata dan Sajam Sekelompok Oknum TNI Ngamuk dan Merusak Fasilitas Polres Jayawijaya</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Mar 2024 04:22:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Jayawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7762</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAYAWIJAYA,papuadeadline.com &#8211; Ruangan Polres Jayawijaya dirusak oleh sekelompok oknum personel Batalyon 756/Wms. Akibatnya, 8  kaca jendela ruang SPKT pecah akibat lemparan batu. 4  kaca nako ruang Sipropam pecah, 2  kaca jendela ruang kasat lantas pecah, <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/" title="Bawa Senjata dan Sajam Sekelompok Oknum TNI Ngamuk dan Merusak Fasilitas Polres Jayawijaya">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/">Bawa Senjata dan Sajam Sekelompok Oknum TNI Ngamuk dan Merusak Fasilitas Polres Jayawijaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAYAWIJAYA,papuadeadline.com &#8211; Ruangan Polres Jayawijaya dirusak oleh sekelompok oknum personel Batalyon 756/Wms. Akibatnya, 8  kaca jendela ruang SPKT pecah akibat lemparan batu. 4  kaca nako ruang Sipropam pecah, 2  kaca jendela ruang kasat lantas pecah, Sabtu 2 Maret 2024 sekitar pukul 20.10 WIT</p>
<p>Dari kronologis kejadian, berawal dari adanya laporan dari masyarakat bahwa ada keributan di Pilamo Futsal yang dilakukan oleh oknum TNI selanjutnya personil penjagaan Polres Jayawijaya melaporkan permasalahan tersebut kepada Subdenpom Wamena.</p>
<p>Namun, pada saat personil kembali ke penjagaan Polres Jayawijaya datanglah personil Batalyon dengan menggunakan kendaraan dinas Batalyon dan 2 unit Ranmor dengan membawa sajam dan senjata api. Selanjutnya langsung melakukan pengerusakan terhadap beberapa ruangan Polres Jayawijaya dan beberapa kendaraan yang terparkir di depan penjagaan Polres Jayawijaya.  Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.</p>
<p>Panglima Kodam XVII /Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan saat dikonfermasi, Minggu (3/3/2024) siang,  perihal kejadian tersebut mengaku telah melakukan pemeriksaan kepada mereka yang terlibat. &#8220;Kita sedang lakukan pemeriksaan terhadap prajurit yang terlibat. Proses hukum akan kita lakukan,&#8221;ujarnya.*<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240303_131838_570.sdocx--></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/">Bawa Senjata dan Sajam Sekelompok Oknum TNI Ngamuk dan Merusak Fasilitas Polres Jayawijaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/bawa-senjata-dan-sajam-sekelompok-oknum-tni-ngamuk-dan-merusak-fasilitas-polres-jayawijaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasukan yang Datang ke Papua Adalah Pergantian Bukan Penambahan</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/pasukan-yang-datang-ke-papua-adalah-pergantian-bukan-penambahan/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/pasukan-yang-datang-ke-papua-adalah-pergantian-bukan-penambahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2021 05:50:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[pasukan]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=760</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Jayapura &#8211; Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menjelaskan bahwa pasukan yang baru datang di pelabuhan Jayapura beberapa waktu lalu bukanlah untuk penambahan tetapi untuk pergantian tugas. &#8220;Jadi, pasukan yang baru datang itu bukan <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/pasukan-yang-datang-ke-papua-adalah-pergantian-bukan-penambahan/" title="Pasukan yang Datang ke Papua Adalah Pergantian Bukan Penambahan">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/pasukan-yang-datang-ke-papua-adalah-pergantian-bukan-penambahan/">Pasukan yang Datang ke Papua Adalah Pergantian Bukan Penambahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Jayapura &#8211; Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menjelaskan bahwa pasukan yang baru datang di pelabuhan Jayapura beberapa waktu lalu bukanlah untuk penambahan tetapi untuk pergantian tugas.</p>
<p>&#8220;Jadi, pasukan yang baru datang itu bukan penambahan tetapi pergantian. Karena pasukan (prajurit TNI) yang bertugas memiliki periode tugasnya. Sekali penugasan itu sembilan bulan, selain untuk penyegaran juga untuk menjaga moril anggota bertugas,&#8221;ujarnya belum lama ini.</p>
<p>Pernyataan ini disampaikan untuk menjelaskan dan menerangkan sekaligus menyanggah informasi tidak benar di media sosial yang sengaja diposting oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan tidak memahami soal persoalan yang ada.</p>
<p>Mantan Danrindam XVII/Cenderawasih itu menegaskan bahwa pasukan yang datang merupakan satuan tugas (Satgas) pengamanan perbatasan (pamtas) yang baru untuk menggantikan satuan yang lama, yang telah bertugas selama sembilan bulan di tapal batas negara.</p>
<p>&#8220;Sembilan bulan mereka dirotasi, bukan penambahan tetapi pergantian. Juga pelaksanaan tugasnya sudah berubah, tidak lagi seperti yang dulu operasi tempur. Tetapi sekarang TNI lebih mengembangkan operasi yang lebih humanis. Kita datang untuk melayani masyarakat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sehingga, kata dia, TNI pun mengembangkan motto operasi yang berubah tidak seperti cari, dekati dan hancurkan, tetapi sekarang kenali, datangi dan layani.</p>
<p>&#8220;Pola pun kita rubah, sekarang kita tidak maju tapi mundur. Artinya kita tidak mau disuruh berkonfrontasi tapi kita lebih baik membantu mengurusi masyarakat yang membutuhkan penanganan, butuh pembinaan. Kita tidak mau naik tapi kita turun, artinya kalau yang elit-elit mau bicara tinggi itu otak mereka, tapi rakyat yang tidak tahu apa-apa jangan dibawa-bawa,&#8221; katanya.</p>
<p>Kemudian, kata dia, dalam pelaksnaan tugas di lapangan tidak lagi dipisahkan bahwa ada kelompok ini atau kelompok itu, semua sama, semua adalah rakyat Indonesia yang butuh perhatian dan pendampingan agar bisa hidup lebih baik lagi.</p>
<p>&#8220;Tidak ada lagi sekarang kita menyebut oh, dia NKRI, dia OPM, tidak ada. Semua ini rakyat kita, marih kita bantu kesulitan mereka, mari kita dorong mereka agar membangun daerahnya, bantu mereka agar bisa menciptakan masa depan yang lebih baik lagi,&#8221; katanya.</p>
<p>TNI, kata dia, tidak menunggu atau hanya melihat bantuan datang tetapi mendorong dan menciptakan apa yang dipunya, itu yang dikembangkan. &#8220;TNI hadir untuk mensejahterahkan masyarakat bukan sebaliknya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, sebanyak 1.350 personel Satgas Pamtas RI-PNG yang tiba saat ini yakni Yonif 131/BRS akan menggantikan Yonif Mekanis Raider 413/BRM, Yonif Mekanis 512/QY akan menggantikan Yonif Raider 100/PS dan Yonif 403/WP akan menggantikan Yonif 312/KH.*</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/pasukan-yang-datang-ke-papua-adalah-pergantian-bukan-penambahan/">Pasukan yang Datang ke Papua Adalah Pergantian Bukan Penambahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/pasukan-yang-datang-ke-papua-adalah-pergantian-bukan-penambahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT TNI Dirayakan Segenap Rakyat Indonesia</title>
		<link>https://papuadeadline.com/nasional/hut-tni-dirayakan-segenap-rakyat-indonesia/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/nasional/hut-tni-dirayakan-segenap-rakyat-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2020 09:25:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HUT]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=694</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE,Jakarta &#8211; Presiden Joko memimpin upacara peringatan HUT ke-75 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/10) pagi. Peringatan HUT TNI kali ini mengusung tema “Sinergi untuk Negeri”. Mengawali amanatnya, Presiden <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/nasional/hut-tni-dirayakan-segenap-rakyat-indonesia/" title="HUT TNI Dirayakan Segenap Rakyat Indonesia">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/hut-tni-dirayakan-segenap-rakyat-indonesia/">HUT TNI Dirayakan Segenap Rakyat Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLIN</em>E,Jakarta &#8211; Presiden Joko memimpin upacara peringatan HUT ke-75 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/10) pagi. Peringatan HUT TNI kali ini mengusung tema “Sinergi untuk Negeri”.</p>
<p>Mengawali amanatnya, Presiden Jokowi mengucapkan selamat hari ulang tahun TNI kepada seluruh perwira, purnawirawan, dan prajurit TNI. “Atas nama rakyat, bangsa, dan negara saya menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia yang ke-75. Hari ulang tahun TNI ini bukan hanya dirayakan oleh anggota dan keluarga besar TNI di manapun berada tetapi juga oleh segenap rakyat Indonesia,” kata Presiden.<span id="more-199053"></span></p>
<p>Disampaikan Kepala Negara, perjalanan panjang sejak perjuangan kemerdekaan sampai saat ini menunjukan bahwa TNI adalah penjaga utama kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.</p>
<p>“Kontribusi TNI untuk bangsa dan negara bukan hanya melalui OMP (Operasi Militer untuk Perang) tetapi juga melalui OMSP (Operasi Militer Selain Perang), yang dengan sigap membantu rakyat yang sedang menghadapi bencana alam, termasuk dalam menghadapi pandemi Covid-19 sekarang ini,”ujar Presiden mengapresiasi peran TNI.</p>
<p>Dalam upacara tersebut, Presiden juga memberikan anugerah tanda kehormatan kepada tiga prajurit TNI berprestasi, yaitu Kolonel Infantri Sri Widodo (Bintang Kartika Eka Paksi Nararya), Kapten Marinir Suryo Hadil Umam (Bintang Jalasena Nararya), dan Pembantu Letnan Satu Sobirin (Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya).</p>
<p>Presiden juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar dan institusi serta para prajurit TNI yang sedang bertugas di manapun, baik daerah pedalaman, wilayah perbatasan, wilayah terpencil di pulau-pulau terdepan, serta di luar negeri sebagai pasukan pemelihara perdamaian. Apresiasi juga diberikannya kepada para purnawirawan yang telah mewariskan institusi dan juga prajurit TNI yang selalu berbakti untuk kemajuan negeri dalam dunia yang selalu berubah.</p>
<p>Secara khusus, Presiden juga mengapresiasi prajurit TNI yang selalu berada di garda terdepan dalam misi kemanusiaan dan atas peran aktif TNI dalam penanganan dampak pandemi Covid-19, baik dalam mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan maupun dalam perawatan di rumah sakit TNI.</p>
<p>“Terus tingkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiapsiagaan untuk menerima tugas-tugas selanjutnya. Pegang teguh amanat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Jagalah terus kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jadikanlah sinergi sebagai kekuatan membangun negeri, membawa Indonesia menjadi negara maju,” pesan Presiden kepada para prajurit TNI.</p>
<p>Hadir dalam upacara peringatan TNI: Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.</p>
<p>HUT ke-75 TNI ini juga diikuti secara virtual oleh prajurit TNI dari markas besar masing-masing angkatan, juga jajaran Kodam, Komando Armada Angkatan Laut, dan Komando Operasi Angkatan Udara di seluruh Indonesia.</p>
<p>Usai upacara, Presiden melakukan video konferensi dengan prajurit TNI pada enam Satgas TNI, yaitu Satgas untuk penugasan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Demokratik Kongo; Satgas untuk Pengamanan Pulau Terdepan di Pulau Sekatung, Natuna, Kepulauan Riau; Satgas untuk Pengamanan Wilayah Natuna Utara; Satgas Pandemi Covid-19, di Pulau Galang, Natuna, Kepulauan Riau; Satgas Pengamanan Wilayah Udara Nasional di Pulau Saumlaki, Maluku; dan Satgas Pengamanan Perbatasan Negara RI dan Papua Nugini, di Papua.*</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/hut-tni-dirayakan-segenap-rakyat-indonesia/">HUT TNI Dirayakan Segenap Rakyat Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/nasional/hut-tni-dirayakan-segenap-rakyat-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Olah TKP Penembakan Pendeta, OPM: Penembak Pendeta Oknum Anggota TNI</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/olah-tkp-penembakan-pendeta-opm-penembak-pendeta-okmum-anggota-tni/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/olah-tkp-penembakan-pendeta-opm-penembak-pendeta-okmum-anggota-tni/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2020 06:38:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[penembakan]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=674</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE,wartaplus.com &#8211; Tim Gabungan TNI-Polri menggelar Olah TKP terkait kasus penembakan Pendeta Yerima Zanambani dan Anggota BKO Koramil Persiapan  Hitadipa Pratu Serka Sahlan di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (26/09/2020) pukul 09.06 WIT. Olah <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/olah-tkp-penembakan-pendeta-opm-penembak-pendeta-okmum-anggota-tni/" title="Olah TKP Penembakan Pendeta, OPM: Penembak Pendeta Oknum Anggota TNI">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/olah-tkp-penembakan-pendeta-opm-penembak-pendeta-okmum-anggota-tni/">Olah TKP Penembakan Pendeta, OPM: Penembak Pendeta Oknum Anggota TNI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE</em>,wartaplus.com &#8211; Tim Gabungan TNI-Polri menggelar Olah TKP terkait kasus penembakan Pendeta Yerima Zanambani dan Anggota BKO Koramil Persiapan  Hitadipa Pratu Serka Sahlan di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (26/09/2020) pukul 09.06 WIT. Olah TKP tersebut dipimpin Ipda Y. Urbinas, didampingi Kapolres Intan Jaya AKBP I Wayan G. Antara. Sebelumnya, digelar apel persiapan di Guest House Pos Brimob Satgas Pam Rahwan menuju Distrik Hitadipa.</p>
<p>Seluruh personil tiba di Kampung Sugapa Lama, dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Kampung Hitadipa, karena akses jalan untuk kendaraan roda empat terputus. Seluruh personil tiba di Pos TNI Satgas Apter dan Pos 400 R Hitadipa, guna melaksanakan koordinasi dengan anggota dari Korem 173 PVB terkait olah TKP.</p>
<p>Adapun 3 lokasi dilaksanakannya olah TKP yakni Pos TNI Satgas Apter Hitadipa, Kampung Bomba, Distrik Hitadipa dan Kampung Sugapa Lama, Distrik Hitadipa.</p>
<p>Pelaksanaan olah TKP berjalan dengan aman dan lancar. Selanjutnya seluruh personil kembali ke Guest House Pos Brimob Satgas Pam Rahwan Intan Jaya, guna melakukan apel konsolidasi.</p>
<p>Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, olah TKP yang dilaksanakan tim gabungan TNI-Polri, guna mengumpulkan bukti-bukti kuat terkait penembakan yang terjadi di kabupaten Intan Jaya, sehingga mendapatkan titik terang dari retetan kasus penembakan tersebut.</p>
<p>Dikatakan dalam kurun 2 bulan terakhir ini telah terjadi kasus kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kabupaten Intan Jaya, dimana dari kejadian tersebut menyebabkan jatuhnya korban jiwa.</p>
<p>“Aparat TNI/Polri akan melakukan penegakan hukum terhadap kelompok tersebut, karena sudah meresahkan warga yang ada di sekitar daerah tersebut,” tegasnya.</p>
<p>Diketahui, Pendeta Yerima Zanambani meninggal setelah ditembak di Kampung Bomba, Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Sabtu (19/9/2020) sekitar pukul 18.00 WIT. Sedangkan Serka Sahlan gugur, setelah ditembak di Kampung Sugapa Lama, Distrik Hitadipa, Kamis (17/9) sekitar pukul 10.50 WIT.</p>
<p>Direktur Eksekutif  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (Pembela HAM Sedunia) Theo Hesegem, mengusulkan  kepada Gubernur Papua Lukas Enembe, segera membentuk Tim Gabungan, untuk mengungkap pelaku dugaan penembakan yang menyebabkan meninggalnya <strong> </strong>Pendeta Yeremia Zanambani, serta serangkaian kasus pembunuhan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya sepekan terakhir ini Demikian disampaikan Theo Hesegem</p>
<p>Diketahui, Pendeta Yeremia Zanambani ditemukan meninggal dunia di kampung Bomba, distrik Hitadipta, kabupaten Intan Jaya, Minggu (20/09/2020) pukul 14.40 WIT.</p>
<p>Theo mengatakan, kalau ada tim gabungan itu kerja jauh lebih efektif, dari pada propoganda, sehingga tim ini jadi tim independen, yang tidak berpihak kepada pihak TNI-Polri atau TPNPB-OPM. “Tim ini betul-betul mengungkapkan kebenaran, kejujuran dan keadilan sehingga tidak merugikan keluarga korban,” terangnya.</p>
<p>Pertama<strong style="font-style: inherit;">,</strong> tim gabungan dibentuk oleh Gubernur Papua, dan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) resmi oleh Gubernur. Dalam tim melibatkan semua pihak Komnas HAM Papua, LSM, Gereja, TNI, Polri dan pemerintah, termasuk MRP. “Tim yang dimaksud sangat independen dan tidak berpihak kepada TNI/Polri dan TPNPB/ OPM,” tuturnya.</p>
<p>Kedua<strong>, </strong>kalau bentuk  tim masing-masing, maka akan terjadi saling menyalakan satu sama lain, akhirnya kasus ini tidak akan terungkap secara transparan.</p>
<p>Ketiga<strong>,</strong> saya membaca berita Polda Papua akan melakukan Olah TKP, dan itu adalah kewenangan mereka, tapi perlu diketahui Polda Papua sudah mengklaim bahwa penembakan itu dilakukan oleh KKB, maka masyarakat tidak akan percaya dengan tim yang dibentuk oleh Polda Papua.</p>
<p>Keempa<strong>t, </strong>propoganda antara TNI dan TPNPB/OPM itu bukan hal yang baru, tapi  itu sudah biasa bagi mereka. Sedangkan yang korban adalah masyarakat sipil.</p>
<p>Kelima<strong>,</strong> semua pihak harus terbuka dan transparan mengungkapkan kasus yang dimaksud. “Selama ini masing-masing kerja sendiri, sehingga sering menyalakan satu sama yang lain, untuk itu bentuk tim gabungan ini sangatlah penting,” tukasnya.</p>
<p>Propoganda ini, jelasnya, bukan sesuatu hal yang baru. Kalau kita bilang KKB yang menembak berarti sangat menyakitkan hati keluarga korban. Kemungkinan besar KKB itu mengetahui seorang pendeta yang dimaksud, mereka juga adalah bagian dari umatnya. Apalagi dia adalah pimpinan Gereja di Intan Jaya.</p>
<p><strong>Bertemu</strong></p>
<p>Bupati Kabupaten Intan Jaya Natali Tabuni S.s M.si, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Mathius Fakiri S.I.K, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan bertemu keluarga korban Pdt. Yeremias Zanambani, Kamis (24/9) di ruang tamu Bupati Kabupaten Intan Jaya. Hadir juga  Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Alfred Papare S.I.K, Dandim 1705/PN Letkol Inf Benny Wahyudi, Kapolres Intan Jaya AKBP I Wayan G. Antara</p>
<p>“Kita ingin menyapa secara pribadi dan juga kita mau mendengarkan kronologi kejadian yang mangakibatkan Pdt.Yeremias Zanambani meninggal dunia dan pada dasarnya TNI-Polri hadir di Kabupaten Intàn Jaya untuk memberikan rasa aman, oleh karena itu keluarga dapat menceritakan apa yang sebenarnya keluarga ketahui terkait kejadian ini. Kejadian ini, keluarga berpikir bahwa urusan hidup adalah urusan Tuhan,  hilangnya nyawa akan berurusan dengan Tuhan. Untuk itu pihak keluarga dapat menerima dan berpikir kedepan oleh karena itu disini sudah pemerintah daerah serta pimpinan dari aparat TNI/Polri untuk menceritakan dan tidak perlu takut,”ujar Bupati</p>
<p>Dikatakan, dirinya ingin mendengar langsung kejadian dari istri pdt. Yeremia Zanambani sehingga kita dapat mengambil langkah-langkah untuk disampaikan kepada Pimpinan kemudian ada beberapa penyampaian dari Bapak Wakapolda dan Bapak Danrem.</p>
<p>Sementara itu Wakapolda Papua Brigjen Pol. Mathius Fakiri S.I.K, dalam kesempatannya menyampaikan permohonan maaf, karena Kapolda ada kegiatan di Kodam sehingga tidak dapat hadir. “Dan saya diperintahkan untuk bertemu serta hadir disini khususnya kepada ibu Almarhum Pdt. Yeremia Zanambani untuk mendengar sesungguhnya apa yang telah terjadi dan saya jamin apa yang disampaikan akan saya teruskan Kepada pimpinan kami,”janji Wakapolda.</p>
<p>Mengawali penyampaian ini, saya mewakili kepolisian turut berduka cita atas meninggalnya orang terkasih semoga amal ibadah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.</p>
<p>Kehadiran TNI-Polri di Kabupaten ini untuk memberikan rasa aman sehingga saya berhadap semua warga yang ada di Kabupaten Intan Jaya tidak perlu takut dan tetap waspada apabila melakukan aktifitas diluar rumah.</p>
<p>“Kami dari pihak kepolisian akan melakukan penegakkan hukum bagi siapa saja yang melakukan tindakan kriminal. Saya mengajak kita semua untuk mari menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,”ujarnya.</p>
<p>Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, dalam kesempatannya mengatakan,  sebagai Komandan Korem 173 yang bertanggung jawab terhadap satuan jajaran kewilayahan temasuk di Kabupaten Intan Jaya, salam hormat juga dari Panglima dan turut berduka kepada keluarga Alm. Pdt. Yeremias Zanambani.</p>
<p>“Saya mewakili pimpinan TNI hadir disini untuk melihat dan mendengar dari keluarga maupun warga yang ada di Kabupaten Intan Jaya apa yang terjadi, sehingga saya bisa mengetahui persis dari ibu pdt . Yeremias Zanambani dan warga yang memang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dilapangan. Intinya kehadiran TNI dan Polri datang kesini untuk memberi ketenangan dan rasa nyaman membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten ini lebih baik lagi kedepannya,”ujarnya.</p>
<p>Ungkap dia, dirinya ingin mendengar dari hadirin yang ada di Hitadipa termasuk saran dan masukan apa yang akan disampaikan.</p>
<p>“Yang jelas kami menjalankan tugas tidak terbesit sedikit melukai atau menyakiti rakyatnya. Bapak Panglima mencintai warga sekalian yang ada di Kabupaten Intan Jaya. Selain bapak pendeta beberapa waktu lalu adanya warga sipil warga sipil dan anggota kami di tembak dan meninggal dunia. Kabar terbaru bahwa saudara Laode yang merupakan korban kekerasan yang dilakukan KKB di Kampung Mamba pada hari Kamis tanggal 24 September kemarin telah meninggal dunia, sementara satu korban saudara Fatur masih dirawat. Selain warga sipil, anggota kami yakni Serka Sahlan dan Praka Dwi Akbar Utomo meninggal dunia akibat tertembak saat kontak tembak dengan KKB, kami doakan semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,”ujarnya.</p>
<p>Selanjutnya ibu Mariam Joani Istri dari almarhum Pdr. Yeremia Zanambani menceritakan kejadian penembakan terhadap almarhum Pendeta Yeremias Zanambani kepada Wakapolda, Dandrem dan Bupati Intan Jaya. Pertemuan tersebut diakhir dengan penyerahan santunan dari Wakapolda Papua dan Danrem 173 / PVB kepada Istri dari Alm. Pdt Yeremia Zanambani.</p>
<p>Sementara itu kerabat pendeta Yeremia Zanambani yang tewas tertembak di distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Sabtu (19/9) menyebut pelaku penembakan merupakan anggota TNI.</p>
<p>Hal ini disampaikan pihak kerabat dalam rilis yang dikeluarkan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Jumat (25/9).</p>
<p>&#8220;Benar Bapa Yeremia ditembak oleh TNI, kami kenal karena ada satu anggota TNI Atas Nama Alpius, dia anggota Koramil Hitadipa, yang kami anggap anak kami bersama mereka,&#8221; kata pihak kerabat Yeremia.</p>
<p>Kerabat pendeta Yeremia Zanambani yang tewas tertembak di distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Sabtu (19/9) menyebut pelaku penembakan merupakan anggota TNI.</p>
<p>Hal ini disampaikan pihak kerabat dalam rilis yang dikeluarkan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Jumat (25/9).</p>
<p>&#8220;Benar Bapa Yeremia ditembak oleh TNI, kami kenal karena ada satu anggota TNI Atas Nama Alpius, dia anggota Koramil Hitadipa, yang kami anggap anak kami bersama mereka,&#8221; kata pihak kerabat Yeremia.</p>
<p>Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menerangkan keterangan itu disampaikan dalam pertemuan pihak keluarga pendeta Yeremia, Keluarga Besar Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII), dan sejumlah pejabat di kediaman Bupati Intan Jaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/olah-tkp-penembakan-pendeta-opm-penembak-pendeta-okmum-anggota-tni/">Olah TKP Penembakan Pendeta, OPM: Penembak Pendeta Oknum Anggota TNI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/olah-tkp-penembakan-pendeta-opm-penembak-pendeta-okmum-anggota-tni/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Anggota KKSB Ditembak Anggota TNI di Nduga, Bupati Gelar Pertemuan</title>
		<link>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/dua-anggota-kksb-ditembak-anggota-tni-di-nduga-bupati-gelar-pertemuan/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/dua-anggota-kksb-ditembak-anggota-tni-di-nduga-bupati-gelar-pertemuan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2020 07:37:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kksb]]></category>
		<category><![CDATA[nduga]]></category>
		<category><![CDATA[penembakan]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=451</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Nduga- Dua warga Kabupaten Nduga terdiri dari ayah dan anak dilaporkan tewas ditembak pada Sabtu (18/7) lalu. Keduanya ditembak oleh aparat keamanan saat melakukan perjalanan dari Distrik Koroptak menuju Kenyam, ibukota Kabupaten Nduga. Penembakan ini <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/dua-anggota-kksb-ditembak-anggota-tni-di-nduga-bupati-gelar-pertemuan/" title="Dua Anggota KKSB Ditembak Anggota TNI di Nduga, Bupati Gelar Pertemuan">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/dua-anggota-kksb-ditembak-anggota-tni-di-nduga-bupati-gelar-pertemuan/">Dua Anggota KKSB Ditembak Anggota TNI di Nduga, Bupati Gelar Pertemuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE.COM</em>,Nduga- Dua warga Kabupaten Nduga terdiri dari ayah dan anak dilaporkan tewas ditembak pada Sabtu (18/7) lalu. Keduanya ditembak oleh aparat keamanan saat melakukan perjalanan dari Distrik Koroptak menuju Kenyam, ibukota Kabupaten Nduga. Penembakan ini membuat Bupati Kabupaten Nduga yang mewakili keluarga dan masyarakat Kabupaten Nduga menggelar pertemuan dengan perwakilan Satgas Yonif PR 330, perwakilan Kodim dan Polsek Kenyam terkait tertembaknya anggota KKB di wilayah Kabupaten Nduga, Minggu (19/7/2020).</p>
<p>Dalam rilisnya Kapen Kogabwilhan Kolonel Czi Gusti Nyoman mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang kami terima, pertemuan tersebut bertujuan untuk meluruskan berita tidak benar yang sudah beredar dilingkungan masyarakat.</p>
<p>“Dimana sebelumnya telah beredar berita dari Media Online maupun Media Sosial yang menyebutkan bahwa TNI telah menembak dua warga sipil di wilayah Kabupaten Nduga,”ucap Nyoman  Selasa (21/7) siang.</p>
<p>“Tetapi saat pertemuan tersebut berlangsung Dansektor Baliem Kolonel Inf Yusup dan Lettu Inf Azlan selaku Danki-C Satgas Yonif PR 330 yang menjelaskan kronologi kejadian serta menunjukkan barang bukti yang ada, korban yang tertembak tersebut merupakan anggota KSB di wilayah Kabupaten Nduga dan bukan masyarakat sipil  (masyarakat yang tidak bersalah),”tambah Nyoman.</p>
<p>Ia menerangkan, tewasnya dua anggota KKSB tersebut pada Sabtu (18/7) sekira pukul 15.00 Wit. Dimana dilakukan penghadangan oleh Tim Satgas Pamtas Yonif PR 330/TD terhadap 2 orang KKSB kelompok Egianus Kogoya di Kenyam.</p>
<p>Penghadangan tersebut dilakukan dengan menggunakan teropong senjata SPR 1 AW sedang melaksanakan transaksi penyerahan senjata jenis pistol. Kedua anggota KKSB tersebut sempat bergabung dengan sekelompok masyarakat yang akan menyeberang sungai dari arah Tawelma menuju ke arah Quari atas kampung Genit, kemudian menyeberang bersamaan dengan masyarakat.</p>
<p>“Setelah menyeberangi sungai masyarakat langsung dijemput oleh mobil pick up menuju Kenyam, tetapi kedua orang KKSB tersebut tidak ikut naik mobil pick up”, terangnya.</p>
<p>Tim menurutnya terus melakukan pemantauan terhadap keduanya hingga dilakukan penembakan yang berakhir dengan keduanya meninggal dunia, didapat barang bukti berupa senjata pistol jenis Revolver dengan nomor senjata S 896209 dan barang bukti lainnya.</p>
<p>“Barang bukti yang diamankan dari keduanya yakni pistol jenis Revolver nomor senjata S 896209 satu pucuk, handphone milik prajurit yang sempat dirampas pelaku sebulan yang lalu, tas dua buah, parang, kampak dan uang tunai Rp 9.520.000, “jelasnya.</p>
<p>Setelah menerima hasil pembuktian dan penjelasan dari perwakilan Satgas Yonif PR 330 mengenai korban penembakan yang merupakan bagian dari kelompok KSB, Bupati Kabupaten Nduga mengatakan bahwa dirinya akan menjelaskan kepada masyarakat bahwa korban tersebut memang benar-benar bagian kelompok KSB.</p>
<p>“Saya selaku Bupati yang mewakili masyaarkat Kabupaten Nduga akan menjelaskan kepada masyarakat maupun keluarga korban bahwa yang tertembak itu merupakan bagian dari KSB dan bukan warga sipil yang tidak bersalah,”ucap Bupati.</p>
<p>Lanjut dia, mewakili masyarakat juga meminta maaf terhadap bapak-bapak TNI yang bertugas di sini, terkait isu dan berita tidak benar yang berkembang dilingkungan masyarakat serta tuduhan bahwa TNI sudah menembak masyarakat yang tidak bersalah,”tambah Bupati.</p>
<p>“Nanti saya akan berbicara dengan masyarakat serta meluruskan berita yang tidak benar agar masyarakat tidak terpancing serta menuduh TNI melakukan penembakan terhadap warga sipil tidak bersalah,”pungkas Bupati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/dua-anggota-kksb-ditembak-anggota-tni-di-nduga-bupati-gelar-pertemuan/">Dua Anggota KKSB Ditembak Anggota TNI di Nduga, Bupati Gelar Pertemuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/dua-anggota-kksb-ditembak-anggota-tni-di-nduga-bupati-gelar-pertemuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TNI-Polri Harus Gesit, Adaptif, Inovatif Hadapi Tantangan Zaman</title>
		<link>https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aswad]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2020 13:54:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=420</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Jakarta &#8211; Dunia berubah dengan cepat ditandai dengan disrupsi teknologi yang telah berdampak pada semua sektor kehidupan, tak terkecuali bidang militer. Tantangan yang dihadapi pun jauh lebih berat, dinamis, dan kompleks dari sebelumnya. Penerapan otomatisasi, <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/" title="TNI-Polri Harus Gesit, Adaptif, Inovatif Hadapi Tantangan Zaman">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/">TNI-Polri Harus Gesit, Adaptif, Inovatif Hadapi Tantangan Zaman</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE.COM</em>,Jakarta &#8211; Dunia berubah dengan cepat ditandai dengan disrupsi teknologi yang telah berdampak pada semua sektor kehidupan, tak terkecuali bidang militer. Tantangan yang dihadapi pun jauh lebih berat, dinamis, dan kompleks dari sebelumnya. Penerapan otomatisasi, kecerdasan buatan (<em>artificial intelligence</em>), hingga <em>big data</em> mengalami percepatan dan semakin dipercepat dengan adanya pandemi Covid-19.</p>
<p>Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan secara virtual dalam acara pembekalan calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri tahun 2020 dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, (8 /8/2020)</p>
<p>&#8220;Teknologi militer juga berkembang dengan cepat. Teknologi militer terkini menggabungkan instrumen persenjataan dengan penggunaan kecerdasan buatan. Teknologi automatisasi dan teknologi sensor yang mengarah pada pengindraan jarak jauh semakin canggih. Komputasi kuantum juga telah mengarah pada sistem senjata yang otonom serta pertahanan siber,&#8221;kata Presiden yang dilansir dari setneg.go.id.</p>
<p>&#8220;Tantangan kejahatan yang dihadapi oleh perwira kepolisian juga sangat berat. Kejahatan menggunakan teknologi canggih dan kejahatan siber yang lintas negara juga memerlukan kemampuan antisipasi dan mitigasi yang lebih baik,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Oleh karena itu, untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut, Presiden meminta agar para capaja TNI-Polri mau terus belajar, baik secara mandiri maupun melalui institusi. Capaja TNI-Polri juga dituntut untuk tidak lagi berpikir dengan cara biasa-biasa saja, bekerja secara monoton, atau menggunakan kemampuan yang standar saja.</p>
<p>&#8220;Para perwira TNI dan Polri masa depan harus memiliki sikap mental dan cara kerja yang tidak biasa-biasa saja. Harus semakin cerdas dan lincah dalam menghadapi perubahan, cepat adaptasi, dan selalu berpikir inovatif, dan harus lebih baik dan lebih cepat dibanding negara lain,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Di samping itu, Kepala Negara juga mengingatkan para capaja TNI-Polri untuk terus konsisten terhadap ideologi negara Pancasila, kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika, dan tujuan-tujuan besar negara. Capaja TNI-Polri juga dituntut untuk memiliki jiwa kesatria, pantang mundur, dan selalu optimis pada kejayaan dan kemajuan bangsa.</p>
<p>&#8220;Saya berpesan agar selalu merawat semangat persatuan-kesatuan, semangat persaudaraan dan gotong-royong. Kita harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada rakyat, bangsa dan negara. TNI dan Polri harus bersatu dalam menghadapi setiap ancaman dan tantangan bangsa ke depan,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Di penghujung sambutannya, Presiden berpesan agar para capaja tidak melupakan dukungan dan doa dari orang tua. Presiden juga berterima kasih kepada segenap pimpinan TNI-Polri, termasuk  para pendidik, pelatih, dan pengasuh jajaran Akademi TNI dan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.</p>
<p>&#8220;Kerja keras dan pengabdian saudara akan selamanya dikenang oleh anak-anak didik saudara-saudara dan menjadi fondasi yang kokoh dalam membentuk karakter calon-calon pemimpin masa depan bangsa,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/">TNI-Polri Harus Gesit, Adaptif, Inovatif Hadapi Tantangan Zaman</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/nasional/tni-polri-harus-gesit-adaptif-inovatif-hadapi-tantangan-zaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
