<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>yahukimo Arsip - Papua Deadline</title>
	<atom:link href="https://papuadeadline.com/tag/yahukimo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://papuadeadline.com/tag/yahukimo/</link>
	<description>Mengabarkan Tanpa Batas Waktu</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Apr 2024 21:10:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://papuadeadline.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-WhatsApp-Image-2020-07-01-at-23.14.32-32x32.jpeg</url>
	<title>yahukimo Arsip - Papua Deadline</title>
	<link>https://papuadeadline.com/tag/yahukimo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Satgas Damai Cartenz Tangkap Dua KKB di Yahukimo</title>
		<link>https://papuadeadline.com/nasional/satgas-damai-cartenz-tangkap-dua-kkb-di-yahukimo/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/nasional/satgas-damai-cartenz-tangkap-dua-kkb-di-yahukimo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Apr 2024 21:10:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kkb]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[yahukimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://papuadeadline.com/?p=7880</guid>

					<description><![CDATA[<p>YAHUKIMO,papuadeadline.com &#8211; Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 Wilayah Yahukimo berhasil melumpuhkan 2 anggota KKB aktif kelompok Kopi Tua Heluka dan kelompok Yotam Bugiangge pada Kamis, 11 April 2024 di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Kaops Damai Cartenz <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/nasional/satgas-damai-cartenz-tangkap-dua-kkb-di-yahukimo/" title="Satgas Damai Cartenz Tangkap Dua KKB di Yahukimo">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/satgas-damai-cartenz-tangkap-dua-kkb-di-yahukimo/">Satgas Damai Cartenz Tangkap Dua KKB di Yahukimo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YAHUKIMO</strong>,papuadeadline.com &#8211; Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 Wilayah Yahukimo berhasil melumpuhkan 2 anggota KKB aktif kelompok Kopi Tua Heluka dan kelompok Yotam Bugiangge pada Kamis, 11 April 2024 di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.</p>
<p>Kaops Damai Cartenz 2024 Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani saat dikofirmasi mengatakan, KKB yang pertama berhasil dilumpuhkan aparat adalah Afrika Heluka, anggota KKB aktif kelompok Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.</p>
<p>“KKB Aktif Afrika Heluka merupakan DPO kasus penembakan anggota Polres Yahukimo atas nama Brigpol Usdar yang menyebabkan korban meninggal dunia pada 29 November 2022, penembakan terhadap anggota Brimob Satgas Preventif Operasi Damai Cartenz 2022 yang menyebabkan 1 personel meninggal dunia dan 1 personel mengalami luka berat pada 30 November 2022, penembakan Mako Polres Yahukimo pada 30 Desember 2022, penyerangan Dandim 1715/Yahukimo yang menyebabkan 1 orang anggota TNI meninggal dunia pada 1 Maret 2023 dan penembakan pesawat Trigana Air B737 PK-YSC pada 11 Maret 2023, serta ” ungkap Faizal</p>
<p>Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 AKBP Dr. Bayu Suseno saat dimintai keterangan menerangkan bahwa KKB aktif kedua yang berhasil dilumpuhkan adalah Toni Wetapo alias Toni Giban, anggota KKB aktif kelompok Yahukimo pimpinan Yotam Bugiangge.</p>
<p>“Sedangkan KKB aktif yang kedua bernama Toni Wetapo alias Toni Giban yang termasuk dalam kelompok KKB Yotam Gwijangge. Yang bersangkutan diduga terlibat pembantaian terhadap masyarakat pendulang emas di Kali I pada 16 Oktober 2023 dengan korban masyarakat sipil sebanyak 13 orang meninggal dunia, 1 orang luka-luka dan 2 orang lainnya tidak ditemukan serta terakhir terlibat dalam penembakan Pesawat Wings Air di bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo pada tanggal 17 Februari 2024,” terang Bayu.</p>
<p>Lebih lanjut AKBP Bayu membenarkan adanya penindakan terhadap 2 anggota KKB aktif di kabupaten Yahukimo yakni KKB Afrika Heluka dan Toni Wetapo alias Toni Giban serta pihaknya berhasil mengamankan 6 orang lainnya dari TKP penindakan yang diduga merupakan anggota KKB aktif. Untuk saat ini keenam orang tersebut telah diamankan di posko Operasi Damai Cartenz wilayah Yahukimo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>“Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti di TKP penindakan antara lain 5 buah parang, 1 pucuk senapan angin, 2 buah busur panah, 1 bilah pisau dengan gagang berwarna merah, 1 bilah samurai dengan sarung terbuat dari kayu berwarna merah, 1 bilah pisau dan HP berbagi jenis serta aksesoris lainya yang bermotif Bintang Kejora,” jelas Bayu.</p>
<p>Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa penindakan tersebut merupakan peringatan keras kepada KKB agar menghentikan tindakan-tindakan gangguan keamanan di Tanah Papua.</p>
<p>&#8220;Tindakan Satgas Damai Cartenz ini memberikan pesan yang kuat kepada para pelaku kejahatan dalam hal ini KKB bahwa tindakan mereka tidak akan ditoleransi dan akan dihadapi dengan tindakan hukum yang tegas,&#8221; tutup Kasatgas Humas.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/nasional/satgas-damai-cartenz-tangkap-dua-kkb-di-yahukimo/">Satgas Damai Cartenz Tangkap Dua KKB di Yahukimo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/nasional/satgas-damai-cartenz-tangkap-dua-kkb-di-yahukimo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembunuh Staf KPU Yahukimo Terungkap</title>
		<link>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pembunuh-staf-kpu-yahukimo-terungkap/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pembunuh-staf-kpu-yahukimo-terungkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2020 12:36:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kpu]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[yahukimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=637</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEDLINE.COM,Yahukimo &#8211; Kapolda Papua Irjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengungkapkan perkembangan kasus penganiyaan dan kekerasan yang mengakibatkan staf KPU Yahukimo Henry Jovinski meninggal dunia yang terjadi pada tanggal 11 Agustus 2020 pukul 14.00 WIT, bertempat <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pembunuh-staf-kpu-yahukimo-terungkap/" title="Pembunuh Staf KPU Yahukimo Terungkap">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pembunuh-staf-kpu-yahukimo-terungkap/">Pembunuh Staf KPU Yahukimo Terungkap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEDLINE.COM</em>,Yahukimo &#8211; Kapolda Papua Irjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengungkapkan perkembangan kasus penganiyaan dan kekerasan yang mengakibatkan staf KPU Yahukimo Henry Jovinski meninggal dunia yang terjadi pada tanggal 11 Agustus 2020 pukul 14.00 WIT, bertempat di Jembat Brasa Kecil, Kali T, Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo.</p>
<p>Berdasarkan Nomor LP/38/VIII/2020/Papua/Resor Yahukimo tanggal 11 Agustus 2020 telah terjadi dugaan pembunuhan yang disangkakan pasal primer pasal 340 KUHP Subsider Pasal  338 KUHP lebih Subsider pasal 351 ayat  (3)  KUHP, dimana dengan sengaja direncakan menghilangkan nyawa orang lain, dengan hukuman mati, atau penjara selama 20 tahun.</p>
<p>&#8220;Untuk tersangka sementara belum tertangkap namun sudah ada indikasi kuat terhadap pelaku yang Ananias Yalak alias Senat Soll, ciri-ciri pelaku didapatkan dari hasil pemeriksaan saksi berinisial KM, &#8220;ujarnya  ditemani Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen Bambang Trisnohadi, Jumat, (28/8/2020)  pukul 13.45 WIT di Aula Polres Yahukimo  tentang perkembangan 3 kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Kabupaten Yahukimo.</p>
<p>Dikatakan, hasil dari olah TKP telah cukup dan juga dilakukan reposisi yang dilakukan oleh Dir Krimum Polda Papua, jajaran Satuan Reskrim Polres Yahukimo dan dibackup jajaran Intelkam Polda Papua dan Intelkam Polres Yahukimo.</p>
<p>Penyidik Polres Yahukimo masih mendalami keterangan dari saksi-saksi, dugaan sementara kasus kedua yang terjadi pada tanggal 11 Agustus 2020 dan kasus ketiga tanggal 26 Agustus 2020 yang berlokasi dekat lokasi kasus pertama merupakan ikutan atau dilakukan untuk mengabaikan kasus pertama, namun kasus pertama merupakan kasus yang Utama.</p>
<p>Polres Yahukimo yang dibantu TNI sangat serius dalam menangani kasus ini, dimana seluruh Jajaran Reskrim Polda, Polres, Intelijen Polda, Polres dan TNI turut membantu untuk mengungkap kasus ini. Satuan Tugas Gabungan Polda Papua, Polres Yahukimo, Brimob dan TNI melaksanakan penyisiran sebanyak 6 kali dan berhasil mengamankan barang bukti berupa:</p>
<p>1. Busur panah sebanyak 38 buah;</p>
<p>2. Busur tanpa tali sebanyak 46 buah;</p>
<p>3. Tali busur sebanyak 33 buah;</p>
<p>4. Anak panah sebanyak 352 buah;</p>
<p>5. Anak panah tanpa mata sebanyak 107 buah;</p>
<p>6. Mata anak panah sebanyak 121 buah;</p>
<p>7. Pisau dari tulang kasuari 3 buah;</p>
<p>8. Parang sebanyak 33 buah;</p>
<p>9. Sangkur/pisau sebanyak 33 buah;</p>
<p>10. Kampak sebanyak 14 buah;</p>
<p>11. Linggis sebanyak 2 buah;</p>
<p>12. Senapan angin sebanyak 10 buah;</p>
<p>13. Ht sebanyak 6 buah;</p>
<p>14. Cas ht sebanyak 2 buah;</p>
<p>15. Handphone sebanyak 6 buah;</p>
<p>16. 1 buah kain yang bercorak bintang kejora;</p>
<p>17. 1 buah gitar ukulele milik pelaku;</p>
<p>18. 10 baju/noken bercorak bintang kejora;</p>
<p>19.  dokumen TPNPB.</p>
<p>Kapolda Papua menambahkan, ketika terjadi sebuah kejahatan atau kekerasan yang masif, kami pihak Kepolisian akan melakukan upaya paksa, karena pada saat penyirisan pada tanggal 26 Agustus 2020, personel Gabungan Polda Papua, Polres Yahukimo, Brimob dan TNI mendapatkan perlawanan berupa serangan panah di sekitar area Jembatan Kali Buatan (TKP kasus ketiga).</p>
<p>&#8220;Hal ini dipertanyakan alasannya, apakah mereka terganggu atau ada hubungan (relevansi) dengan kasus ini, dan berkat kerja keras dari Diretorat Reskrimum, Polres Yahukimo dibantu TNI berhasil mendapatkan barang bukti dan mengeliminir kekerasan atau kejahatan di wilayah ini. Kami mengimbau untuk tidak lagi mempertahankan tradisi atau kebiasaan kekerasan, alasan tradisi tersebut dilakukan karena dulu belum ada agama, hukum, dan masih memegang aturan hukum rimba. Namun sekarang zaman sudah berubah, kita sudah maju, sudah merdeka lama, oleh karena kebiasaan/tradisi tersebut dihilangkan, terutama hal-hal buruk seperti kasus ini,&#8221;tandasnya.</p>
<p>Ketiga korban kekerasan tersebut merupakan orang yang tidak bersalah, tidak memiliki persoalan dengan siapapun, namun meninggal dunia dengan sia-sia, bahkan meninggal dengan cara keji atau sadis, dengan dalil kebiasaan “Inilah Ciri Khas Kekerasan Kami.”  Apabila mereka memiliki masalah atau persoalan dengan oknum masyarakat kita bisa maklumi secara manusiawi.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu kami akan tegakkan hukum, kami meminta kepada seluruh elemen masyarakat khususnya di Distrik Dekai, untuk membantu kami, serahkan pelaku, laporkan kepada kepolisian. Jika tidak maka kami akan terus melakukan pencarian secara paksa dan tegas. Saya berharap masyarakat tidak menanggapi upaya penegakan hukum ini secara lain, atau secara berbeda, karena Polri merupakan alat penegak hukum. Kedepan kita memiliki tanggung jawab moral atau moril untuk membina generasi penerus kedalam hal yang benar dan baik, bukan mengajarkan kekerasan di tanah ini,&#8221;tegasnya. Secara resmi oleh Polres Yahukimo telah dikeluarkan DPO pelaku an. Ananias Yalak alias Senat Soll.</p>
<p>Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen Bambang Trisnohadi dalam kesempatannya mengatakan, bahwa saya memakili Pangdam XVII Cenderawasih mendampingi Kapolda dalam rangka melihat perkembangan kasus di Yahukimo.</p>
<p>Memang tersangka utama merupakan pecatan anggota TNI atas kasus penjualan amunisi, dan yang bersangkutan telah diproses secara hukum dan dipecat.&#8221;Kami dalam hal ini TNI mendukung Polri dalam mengungkap kasus ini, karena atas kasus ini mengganggu kondusifitas masyarakat Yahukimo, kami jajaran TNI yang ada di Yahukimo siap membantu Polri,&#8221;ujarnya</p>
<p>Untuk diketahui bahwa kasus pertama terjadi pada tanggal 11 Agustus 2020, bertempat di Kali T, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Nomor LP/38/VIII/2020/Papua/Resor Yahukimo Tanggal 11 Agustus 2020 dengan Korban Henry Jovinski, (25), Staff KPU Kabupaten Yahukimo.</p>
<p>Kasus kedua terjadi pada tanggal 20 Agustus 2020 bertempat di Jalan Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabpupaten Yahukimo. Nomor LP/39/VIII/2020/Papua/Resor Yahukimo, tanggal 20 Agustus 2020 dengan korban an. Muhammad Thoyib, (39) Tukang Meubel.Kasus ketiga terjadi pada tanggal 26 Agustus 2020 bertempat di Jembatan Kali Buatan, Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo Nomor: LP/42/VIII/Papua/Resor Yahukimo Tanggal 26 Agusus 2020 dengan korban an. Yauzan Alias Ocang (34), tukang antar batako.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pembunuh-staf-kpu-yahukimo-terungkap/">Pembunuh Staf KPU Yahukimo Terungkap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/pembunuh-staf-kpu-yahukimo-terungkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Peduli Demokrasi Kabupaten Yahukimo Minta Pelaku Pembunuhan Segera Ditangkap</title>
		<link>https://papuadeadline.com/tanah-papua/tim-peduli-demokrasi-kabupaten-yahukimo-minta-pelaku-pembunuhan-segera-ditangkap/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/tanah-papua/tim-peduli-demokrasi-kabupaten-yahukimo-minta-pelaku-pembunuhan-segera-ditangkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2020 12:46:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[otk]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[yahukimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=628</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Yahukimo &#8211; Pembunuhan-pembunuhanyang terjadi membuat situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo kurang kondusif. Pembunuhan terjadi di lokasi berbeda pada 31 Juli lalu tanggal 12 Agustus , tanggal 20, 26 Agustus 2020. Pada kasus pertama tanggal 31 <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/tim-peduli-demokrasi-kabupaten-yahukimo-minta-pelaku-pembunuhan-segera-ditangkap/" title="Tim Peduli Demokrasi Kabupaten Yahukimo Minta Pelaku Pembunuhan Segera Ditangkap">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/tim-peduli-demokrasi-kabupaten-yahukimo-minta-pelaku-pembunuhan-segera-ditangkap/">Tim Peduli Demokrasi Kabupaten Yahukimo Minta Pelaku Pembunuhan Segera Ditangkap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE.COM,Yahukimo &#8211; </em>Pembunuhan-pembunuhanyang terjadi membuat situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo kurang kondusif. Pembunuhan terjadi di lokasi berbeda pada 31 Juli lalu tanggal 12 Agustus , tanggal 20, 26 Agustus 2020.</p>
<p>Pada kasus pertama tanggal 31 Juli seorang pemuda bernama Eresa Kabak lalu seorang staf KPU Yahukimo, Hendry Jovinski tewas setelah dicegat orang tak dikenal (OTK), kemuadian pembunuhan yang menewaskan Muhammad Thoyib.</p>
<p>Dan hari Rabu (26/8) sore, Yausan (31) warga jalan Parasiso Dekai tewas secara tragis dengan luka bacokan dan panah di seluruh tubuh. Polisi belum menangkap pelaku dari dua kasus pembunuhan itu sampai saat ini.</p>
<p>Ketua Tim Peduli Demokrasi Kabupaten Yahukimo, Amsal Sama menegaskan situasi ini mebuat keresahan ditengah masyarakat. “Hendaknya aparat keamanan segera mencari pelaku dan menangkapnya. Pencarian pelaku  tentu ada penyisiran  hingga akan membuat kepanikan dan situasi akan terkesan tidak aman dan damai. Untuk itu kami mememinta  dan mendesak Bupati Yahukimo agar pulihkan  situasi dan kondisi derah agar masyarakat  mendapatkan perlindungan, kenyamanan dan kedamaian  daerah Yahukimo. Kami minta pemerintah daerah segera turun lapangan bersama dengan aparat kepolisian ungkap kelompok atau oknum pelaku kejahatan pembunuhan,”ujarnya didampingi anggota yaitu Rafae Viktor Tibul, Sopater Sam dan Herman Kabak, Kamis (27/8) di Abepura.</p>
<p>Sopater Sam mengaku, tadi pagi dirinya menelepon keluarganya di Yahukimo. “Masyarakat disana beraktifitas pada pagi hari. Dan pada pukul 16.00 WIT sudah berada dalam rumah karena situasi mencekam disana. sanak saudara banyak yang resah, ”ujarnya.</p>
<p>Rafae Viktor mengharapkan stabilitas keamanan dan kembali normal dan aktivitas mayarakat dapat kembali normal. “Pembunuhan warga disana harus diungkap jangan ada pemeliharan dalam tanda kutip kekerasan disana. Kami mengutuk keras pembunuhan di Yahukimo yang tiak manusiawi dan biadab sekali. Intinya harus diungkap bila tidak aka nada banyak pertanyaan lagi,”ujar Ketua GMKI Kota Jayapura ini. Ditegaskan, kami tidak mau ada pembunuhan dengan motif yang sama dikemudian hari.</p>
<p>Lanjutnya apalagi akan terjadi Pilkada bulan Desember, kasus ini segera harus tuntas jangan akan berbuntut hingga pilkada. “Tuntaskan masalah ini jangan biarkan masyarakat resah dan kepala daerah harus mendukung pengungkapan masalah yang serius ini,”ujarnya. *</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/tanah-papua/tim-peduli-demokrasi-kabupaten-yahukimo-minta-pelaku-pembunuhan-segera-ditangkap/">Tim Peduli Demokrasi Kabupaten Yahukimo Minta Pelaku Pembunuhan Segera Ditangkap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/tanah-papua/tim-peduli-demokrasi-kabupaten-yahukimo-minta-pelaku-pembunuhan-segera-ditangkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolda: Kita Tidak Bisa Membiarkan Preman Membuat Kacau di Yahukimo</title>
		<link>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/kapolda-kita-tidak-bisa-membiarkan-preman-membuat-kacau-di-yahukimo/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/kapolda-kita-tidak-bisa-membiarkan-preman-membuat-kacau-di-yahukimo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2020 12:24:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[yahukimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=624</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Yahukimo &#8211; Situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo kurang kondusif. Pembunuhan terjadi di lokasi berbeda pada tanggal 12 Agustus , tanggal 20, 26 Agustus 2020. Pada kasus pertama seorang staf KPU Yahukimo, Hendry Jovinski tewas setelah <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/kapolda-kita-tidak-bisa-membiarkan-preman-membuat-kacau-di-yahukimo/" title="Kapolda: Kita Tidak Bisa Membiarkan Preman Membuat Kacau di Yahukimo">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/kapolda-kita-tidak-bisa-membiarkan-preman-membuat-kacau-di-yahukimo/">Kapolda: Kita Tidak Bisa Membiarkan Preman Membuat Kacau di Yahukimo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE.COM</em>,<em>Yahukimo</em> &#8211; Situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo kurang kondusif. Pembunuhan terjadi di lokasi berbeda pada tanggal 12 Agustus , tanggal 20, 26 Agustus 2020. Pada kasus pertama seorang staf KPU Yahukimo, Hendry Jovinski tewas setelah dicegat orang tak dikenal (OTK), lalu  pembunuhan kedua menewaskan Muhammad Thoyib  tanggal 20 Agustus dan  Rabu (26/8) sore dan Yausan (31) warga jalan Parasiso Dekai tewas secara tragis dengan luka bacokan dan panah di seluruh tubuh. Polisi belum menangkap pelaku dari dua kasus pembunuhan itu sampai saat ini.</p>
<p>Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw pun berkunjung ke Yahukimo, Kamis (27/8/2020)  untuk memantau pembunuhan tersebut bersama Kasdam XVII/Cenderawasih  Brigjen TNI Bambang Trisnohadi.</p>
<p>Dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Yulianus Heluka, S.H,  tokoh agama, adat, perempuan, paguyuban, Muspida, Kapolda mengatakan, dirinya  dan Kasdam XVII/Cenderawasih  Brigjen TNI Bambang Trisnohadi harus hadir di sini karena kasus ini sudah berlebihan, meresahkan bahkan menakutkan masyarakat. Di sini ada Kepolisian ada TNI, dimana tugas kita seharusnya membuat masyarakat bisa hidup tenang, di samping mendukung kebijakan Pemerintah.</p>
<p>“Kehadiran kami juga untuk memberikan semangat dan dukungan bagi teman-teman Polres dan Kodim yang ada di Yahukimo agar dapat menyelesaikan kasus ini. Kasus pertama cukup menarik karena korban adalah penyelenggara negara, Pegawai Negeri Sipil, tidak bersenjata, mengabdi di Kabupaten Yahukimo. Selain itu, rangkaian kasus ini menimbulkan pertanyaan baik di luar maupun di dalam Yahukimo,”ujar Kapolda di Mapolres Yahukimo.</p>
<p>Ia pun menyinggung  Kapolres bila  merasa bahwa personel kita kurang agar segera disampaikan. Negara kita ini adalah negara hukum, kita harus tangkap pelaku, kenapa dia membantai, menganiaya orang lain. Apabila pelaku melawan kita tindak tegas. “Kami serius bahwa kami akan mengungkap kasus ini,”ujarnya.</p>
<p>Ditegaskannya, kita tidak bisa membiarkan mereka-mereka, preman ini membuat kacau di sini. “Masyarakat, SDM di Kabupaten Yahukimo ini harus dibangun demi kebaikan Kabupaten ini,”ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/kapolda-kita-tidak-bisa-membiarkan-preman-membuat-kacau-di-yahukimo/">Kapolda: Kita Tidak Bisa Membiarkan Preman Membuat Kacau di Yahukimo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/kapolda-kita-tidak-bisa-membiarkan-preman-membuat-kacau-di-yahukimo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Yahukimo Tewas Dibantai OTK</title>
		<link>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/warga-yahukimo-tewas-dibantai-otk/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/warga-yahukimo-tewas-dibantai-otk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aswad]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2020 12:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[otk]]></category>
		<category><![CDATA[pe]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[yahukimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=620</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE,Yahukimo &#8211; Kasus pembunuhan sadis terhadap satu orang warga di Dekai, Yahukimo, yang dilakukan orang tidak dikenal kembali lagi terjadi, Rabu (26/8) sore. Korban yang diketahui bernama Yausan (31) warga jalan Parasiso Dekai tewas secara <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/warga-yahukimo-tewas-dibantai-otk/" title="Warga Yahukimo Tewas Dibantai OTK">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/warga-yahukimo-tewas-dibantai-otk/">Warga Yahukimo Tewas Dibantai OTK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE</em>,Yahukimo &#8211; Kasus pembunuhan sadis terhadap satu orang warga di Dekai, Yahukimo, yang dilakukan orang tidak dikenal kembali lagi terjadi, Rabu (26/8) sore. Korban yang diketahui bernama Yausan (31) warga jalan Parasiso Dekai tewas secara tragis dengan luka bacokan dan panah di seluruh tubuh.</p>
<p>Dari data yang di peroleh kasus pembunuhan terhadap Yausan terjadi pukul 16.10 WIT, dimana ketika itu korban hendak mengantarkan pesanan batu di perumahan yang berada di kawasan Desa Masi Distrik Dekai.</p>
<p>Dalam perjalanan menuju lokasi pengantaran, tepat di pertigaan jalan masuk Desa Mas di pinggir jembatan Kali Buatan, sekelompok orang tidak dikenal menghadang mobil yang tumpangi korban dan dua orang saksi. Dimana ketika itu korban berada di bak mobil L300 bersama muatan batu yang akan diantar.</p>
<p>Menurut keterangan saksi Bayu, setibanya di pertigaan jalan masuk Desa Mas, tepatnya pinggir jembatan kali Buatan dan hendak membelok ke arah kanan, tiba-tiba muncul sekelompok masyarakat membawa alat tajam berupa busur panah, parang, kampak dan kayu balok kayu langsung menyerang mobil L300, dimana ketika itu korban berada di bak belakang mobil. Saksi yang ketakutan ketika itu melihat korban Yausan telah terjatuh langsung melarikan diri mencari pertolongan di perumahan tidak jauh dari lokasi kejadian.</p>
<p>Sementara saksi lainnya, disaat yang sama pun menerangkan hal serupa. dimana ketika itu Usman Bani yang mengendarai mobil truck dengan muatan batu tela, yang berada di belakang mobil L300 yang dikemudikan Bayu pun menjadi sasaran penyerangan itu, namun Bani dan penumpangnya berhasil lolos dan mencari pertolongan di Kantor Kepolisian dan melaporkan kejadian tersebut.</p>
<p>Anggota Kepolisian yang menerima laporan itu langsung mendatangi lokasi kejadian, dan mengevakuasi korban ke rumah sakit umum setempat. Sementara itu para pelaku yang tidak diketahui identitasnya telah melarikan diri. Hingga saat ini, anggota Kepolisian di backup Brimob Polda Papua dan Kodim 1715 Yahukimo masih melakukan penyisiran di lokasi kejadian.</p>
<p>Sementara itu Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal belum dapat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Rabu (26/8) malam. Belum diketahui kasus pembunuhan sadis beruntun terhadap warga oleh orang tidak dikenal terjadi sudah lebih dari satu kali dalam bulan ini, dimana satu dari dua korban di ketahui yang tewas secara sadis merupakan staf KPU Yahukimo, sementara satu korbannya merupakan pekerja Mebel.</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/warga-yahukimo-tewas-dibantai-otk/">Warga Yahukimo Tewas Dibantai OTK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/warga-yahukimo-tewas-dibantai-otk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Anggota Polres Yahukimo Diserang dan Dilempar Batu</title>
		<link>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/</link>
					<comments>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aswad]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 23:35:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[polda]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[yahukimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://papuadeadline.com/?p=526</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAPUADEADLINE.COM,Yahukimo – Tiga anggota Polres Yahukimo yakni Aipda Mukharam Imanailo (40), Briptu Ferdinand Arifin Wali (28) dan Bripka Amir Mulu (38) menjadi korban penyerangan sekelompok warga di Jalan Paradiso Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (8/8) <a class="mh-excerpt-more" href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/" title="Tiga Anggota Polres Yahukimo Diserang dan Dilempar Batu">[...]</a></p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/">Tiga Anggota Polres Yahukimo Diserang dan Dilempar Batu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>PAPUADEADLINE.COM</em>,Yahukimo – Tiga anggota Polres Yahukimo yakni Aipda Mukharam Imanailo (40), Briptu Ferdinand Arifin Wali (28) dan Bripka Amir Mulu (38) menjadi korban penyerangan sekelompok warga di Jalan Paradiso Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (8/8) malam.</p>
<p>Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM.Kamal ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, dimana penyebab penyerangan terhadap tiga anggota itu berawal dari salah paham.</p>
<p>“Awalnya dari teguran untuk berbicara pelang saat menerima telepon, namun hal itu tidak terima baik dimana pelaku langsung mengambil balok lalu memukul Briptu Ferdinand,”ujarnya, Senin (10/8) diruang kerjanya.</p>
<p>Lanjut Kamal, disaat yang sama Aipda Mukharam Imanailo dan Bripka Amir Mulu sempat melerai, namun warga yang melintas malah melakukan penyerangan terdapa tiga anggota tersebut.</p>
<p>“Aipda Mukharam Imanailo dan Bripka Amir Mulu sempat menegur untuk tidak main hakim sendiri, seketika pelaku pelaku dan rekannya tidak terima ditegur, kemudian keluar dari mobil dan langsung melakukan penyerangan serta pelemparan dengan batu terhadap ketiga anggota Polri tersebut,” jelasnya.</p>
<p>Walau sempat mengalami luka-luka, tiga anggota itu berhasil menyeamatkan diri ke Mapolsek Dekai dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Yahukimo.</p>
<p>“Aipda Mukharam Imanailo luka memar di bagian punggung, paha kaki kanan dan kiri, lengan kanan serta ujung jari manis kanan putus akibat digigit, Briptu Ferdinand Arifin Wali Luka memar di kaki dan tangan kiri, sementara Bripka Amir Mulu dalam kondisi baik,” bebernya.</p>
<p>Kamal pun menambahkan MK salah satu dari beberapa pelaku pengeroyokan berhasil diamankan setelah mendapatkan tindakan tegas lantaran hendak menyerang petugas.</p>
<p>“Pelaku melakukan perlawanan dengan mengambil busur panah dan langsung melepas anak panah ke arah personel Polres Yahukimo sehingga personil melakukan tindakan tegas dengan tembakan peringatan ke atas dan selanjutnya menembak peluru karet  dibagian kaki pelaku,” ucapnya.</p>
<p>Atas kasus itu, kini pihak kepolisian Resort Yahukimo masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. Bahkan Kamal meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dengan kasus itu, mengingat kasus pengeroyokan ini masuk tindak pidana dan telah melakukan pelanggaran hukum.*</p>
<p>Artikel <a href="https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/">Tiga Anggota Polres Yahukimo Diserang dan Dilempar Batu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://papuadeadline.com">Papua Deadline</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://papuadeadline.com/hukum-kriminal/tiga-anggota-polres-yahukimo-diserang-dan-dilempar-batu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
