Hanya di Provinsi Papua yang Punya Layanan Hearing Center

JAYAPURA,papuadeadline.com – Gubernur Papua Matius D Fakhiri secara resmi membuka Layanan Hearing center dan memberikan bantuan alat bantu dengar di RSUD Dok II Jayapura, Kamis (8/1/2026) pagi.

Dalam sambutan Gubernur Fakhiri dan dihadiri Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, mengatakan Layanan Hearing center merupakan langkah strategis dan visioner dalam menjawab kebutuhan masyarakat khususnya di bidang kesehatan indra pendengaran.

Menurut Gubernur Fakhiri, peluncuran layanan ini sejalan dengan visi transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis.

“Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang bermutu, adil dan berkelanjutan, termasuk layanan kesehatan spesialistik yang selama ini masih terbatas,” ucap Gubernur Fakhiri.

Kata Gubernur Fakhiri, Layanan Hearing center merupakan layanan khusus yang tidak dimiliki oleh semua rumah sakit.

“Diharapkan layanan ini bisa menjadi pusat rujukan bukan hanya di Papua saja tetapi seluruh wilayah Indonesia Timur,” bebernya.

Gubernur Fakhiri tidak luput menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TNI melalui satuan tugas Swasembada serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam memberikan bantuan dan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Ini wujud nyata sinergitas lintas sektoral dalam menghadirkan layanan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat Papua,” ujar Gubernur Fakhiri.

Sejak dilantik 8 Oktober 2025 lalu, Gubernur Fakhiri menekan layanan kesehatan khusus di RSUD Dok II telah dibenah secara perlahan, hal itu bertujuan untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat.

“Mulai pembenahan yang dinilai bobrok, RSUD Dok II sudah melakukan berbagai terobosan hal itu bertujuan agar masyarakat bisa merasakan layanan nyata di bidang kesehatan oleh pemerintah Provinsi Papua,” tegasnya.

Mantan Jenderal Polisi Bintang tiga ini menyebutkan, kedepan dirinya berkomitmen untuk mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui inovasi, penguatan sumber daya manusia, dan menyempurnakan sistem layanan.

“Semua ini merupakan upaya dari mewujudkan Papua Cerdas melalui masyarakat yang sehat dan Papua Produktif melalui kualitas hidup rakyat,” tegasnya.*

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*