Tim 9 Reformasi Laporkan Kinerja ke Gubernur Fakhiri, Soroti Masa Depan Sepak Bola Papua

JAYAPURA,papuadeadline.com – Tim 9 Reformasi Sepak Bola Papua melaporkan hasil kerja mereka kepada Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri. Laporan tersebut menjadi penanda penting menjelang berakhirnya masa kepengurusan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Provinsi Papua pada Juni 2026 serta pelaksanaan Kongres yang dijadwalkan berlangsung Februari mendatang.

“Kami tim menyampaikan perkembangan kerja sejak dibentuk pada November 2025, khususnya dalam mendorong pembenahan tata kelola sepak bola Papua,” kata anggota Tim 9 Jules Ongge di Kota Jayapura, Selasa (27/1/2026).

Ia mengatakan, seluruh langkah yang dilakukan tim 9 selama hampir satu tahun terakhir berjalan sesuai dengan arahan dan mandat yang diberikan Gubernur Papua. Oleh karena itu, hasil kerja tersebut dinilai perlu dilaporkan secara langsung sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Pertemuan hari ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami. Setidaknya Bapak Gubernur harus mengetahui bahwa Tim 9 bekerja sesuai mandat yang diberikan sejak tahun lalu,” jelasnya.

Salah satu kegiatan adalah melakukan penjaringan dan pemetaan figur-figur potensial yang dinilai layak menjadi calon Ketua Asprov PSSI Papua pada pemilihan mendatang.

“Proses ini dilakukan melalui penilaian awal, termasuk memastikan para kandidat tidak memiliki catatan pidana, bebas dari persoalan hukum, serta memiliki pemahaman dan pengalaman yang memadai di bidang sepak bola,” ujarnya.

Tim 9 juga menyoroti kondisi sepak bola Papua yang dinilai tengah menghadapi tantangan serius. Indikatornya terlihat dari kegagalan tim-tim Papua di sejumlah ajang nasional, serta menurunnya prestasi Persipura Jayapura yang hingga kini masih berjuang di Liga 2 tanpa perkembangan yang signifikan.

“Papua sedang tidak baik-baik saja dalam perkembangan sepak bola. Karena itu kami berharap calon Ketua Asprov ke depan benar-benar memenuhi standar, memahami sepak bola, dan mampu membawa perubahan,” katanya.

Jules Ongge berharap, apa yang dilaporkan Tim 9 bisa menjadi bahan pertimbangan penting bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan sepak bola Papua menjelang Kongres Asprov PSSI Papua, yang dinilai sebagai momentum strategis untuk melakukan pembenahan menyeluruh demi mengembalikan kejayaan sepak bola Bumi Cenderawasih. *

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*