MAMBERAMO RAYA,papuadeadline.com – Sekelompok warga dari Distrik Tengah Timur melakukan aksi dihadapan Gubernur Papua Matius D Fakhiri ketika melakukan kunjungan kerjanya di Distrik Bromeso, Kabupaten Mamberamo Raya, Sabtu (16/05/2026)
Dalam aksi tersebut Kepala Kampung Erry, Titus Kabisoi meminta perhatian serius pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah mereka yang selama ini dinilai belum tersentuh.
Dalam penyampaiannya, Titus mengungkapkan kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah kabupaten Mamberamo Raya karena aspirasi yang telah disampaikan sejak lama hingga kini belum juga terealisasi.
“Kami minta jalan untuk kepentingan masyarakat. Kami kecewa dengan bupati karena selama ini susah untuk bertemu dan menyampaikan kerinduan kami terhadap perubahan,” ujar Titus.
Menurutnya, kehadiran Gubernur Papua menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan mendesak yang selama ini dihadapi warga Distrik Tengah Timur.
“Kami sudah minta dari dulu, tetapi belum terealisasi. Sekarang bapak datang, jadi kami bisa serahkan langsung kepada bapak Gubernur,” katanya.
Titus menegaskan bahwa masyarakat sangat membutuhkan akses jalan darat agar anak-anak dapat pergi ke sekolah dengan aman tanpa harus menyeberangi sungai yang memiliki tiga titik rawan dan sering memakan korban.
“Kami minta jalan dibuka supaya anak-anak bisa sekolah dan tidak harus lewat sungai, karena ada tiga titik rawan yang sering makan korban,” ungkapnya.
Selain pembangunan jalan, masyarakat juga meminta pemerintah melengkapi fasilitas pendidikan dan kesehatan di wilayah Distrik Tengah Timur. Mereka juga berharap pembangunan 21 titik jembatan dapat segera direalisasikan guna membuka keterisolasian daerah.
“Kami juga minta agar fasilitas sekolah di atas bisa lengkap, fasilitas kesehatan, termasuk akses jembatan 21 titik, karena selama ini kami di Distrik Tengah Timur tidak pernah diperhatikan semenjak kabupaten ini berdiri,” tambah Titus.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, memastikan bahwa pemerintah Provinsi akan menindaklanjuti seluruh permintaan masyarakat meskipun kondisi keuangan daerah saat ini tidak dalam keadaan baik.
“Apa yang menjadi aspirasi masyarakat akan kami tindak lanjuti. Meski kondisi keuangan kita tidak baik-baik saja, namun ini bukan alasan untuk mengabaikan masyarakat,” kata Fakhiri.
Ia juga memastikan pembangunan jalan di Distrik Tengah Timur akan terus dilanjutkan hingga dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat. Namun, ia meminta dukungan masyarakat agar proses pembangunan tidak terhambat.
“Saya pastikan jalan ini akan tembus agar bisa dinikmati semua orang. Yang terpenting mari sama-sama menjaga. Jangan menghalangi ketika pemerintah sudah siap bekerja lalu tiba-tiba ada aksi palang. Kalau model begini, saya lebih baik hentikan,” tegasnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Fakhiri juga menyampaikan bahwa masyarakat di Kabupaten Mamberamo Raya ke depan akan mendapatkan program pertanian dan perkebunan guna meningkatkan perekonomian warga.
“Masyarakat harus bekerja untuk mendapatkan uang, tidak usah terus meminta-minta bantuan kepada pemerintah lagi,” pungkasnya. *

Be the first to comment