NUMFOR,papuadeadline.com— Kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Papua di wilayah Distrik Poiru, Kabupaten Biak Numfor, membawa perhatian serius terhadap kondisi kesehatan masyarakat di daerah terpencil.
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Abepura, melakukan peninjauan langsung ke Puskesmas Poiru yang berada di Kampung Syoribo, Distrik Poiru, Numfor.
Dalam kunjungan tersebut, tim kesehatan menemukan sejumlah kasus penyakit menular yang masih menjadi tantangan di wilayah tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Puskesmas Poiru, terdapat tujuh warga yang sebelumnya terdiagnosis menderita Tuberkulosis (TBC). Dari jumlah tersebut, lima pasien telah dinyatakan sembuh setelah menjalani pengobatan dan pendampingan medis secara rutin.
Sementara dua pasien lainnya masih berada dalam pemantauan intensif oleh tenaga kesehatan guna memastikan proses penyembuhan berjalan optimal.
Selain kasus TBC, tim medis juga menemukan sebanyak 18 warga yang terpapar penyakit kusta.
Temuan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat penyakit tersebut memerlukan penanganan jangka panjang, edukasi kesehatan, serta dukungan sosial agar tidak menimbulkan stigma di tengah masyarakat.
Plt Direktur RS Abepura dr. Raja M. N. Sitorus, Sp.B mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah terpencil Papua melalui pemeriksaan langsung, pendampingan tenaga medis, serta penyediaan obat-obatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami datang untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Penanganan TBC dan kusta harus dilakukan secara berkelanjutan agar penyebaran penyakit dapat ditekan,” ujarnya
saat berada di Puskesmas Poiru.
Kunjungan kerja tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua untuk melihat langsung kondisi fasilitas kesehatan di daerah kepulauan dan distrik terpencil.
Selain memeriksa layanan kesehatan, rombongan juga berdialog dengan tenaga medis dan masyarakat setempat terkait berbagai kendala yang dihadapi dalam pelayanan kesehatan sehari-hari.
Andrian Mandowen salah satu masyarakat Kampung Syoribo menyambut baik kedatangan rombongan pemerintah provinsi.
“Kamk berharap perhatian pemerintah terhadap fasilitas kesehatan, tenaga medis, dan distribusi obat-obatan dapat terus ditingkatkan sehingga pelayanan kesehatan di wilayah Poiru semakin baik,” harapnya.Gubernur Papua Matius D Fakhiri sebelum telah berkomitmen bahwa pemerintah Provinsi Papua akan terus memperkuat program kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit menular seperti TBC dan kusta, melalui pemeriksaan rutin, edukasi kesehatan, serta peningkatan akses pelayanan medis hingga ke wilayah terpencil di Papua.*

Be the first to comment