Bupati Waropen Dorong Pengembangan Mangrove Jadi Sumber PAD Daerah

WAROPEN,papuadeadline.com — Bupati Waropen, FX Mote, mendorong pengembangan kawasan mangrove atau bakau sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus pelindung wilayah pesisir.

Hal itu disampaikan Mote saat memaparkan potensi daerah di hadapan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri di Waropen, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, Waropen memiliki kawasan bakau yang luas dan berpotensi dikembangkan melalui skema perdagangan karbon atau carbon trade.

“Di bakau memang ada carbon trade. Itu penghasil PAD yang cukup besar bagi kami di Waropen,” kata Mote.

Ia menjelaskan, kawasan mangrove memiliki manfaat besar dalam menjaga lingkungan pesisir, termasuk melindungi abrasi pantai dan ekosistem laut.

“Bakau itu saling mengikat menjadi kekuatan bagi pembangunan di Waropen,” ujarnya.

Selain potensi lingkungan, Pemkab Waropen juga mendorong pengembangan sektor pertanian dan perikanan sebagai penopang ekonomi masyarakat.

Mote mengatakan Waropen sebelumnya pernah menjadi sentra peternakan sapi dan produksi cabai.

“Kita berharap ke depan pengembangan cabai dan peternakan sapi bisa lebih baik,” katanya.

Ia juga meminta dukungan pemerintah provinsi untuk pengembangan komoditas baru seperti ubi kayu dan tanaman jarak sebagai pengganti sebagian lahan sawit.

Di sektor kelautan, Waropen sedang mempersiapkan program Kampung Nelayan Merah Putih yang disebut akan mendapatkan dua kawasan utama dan sejumlah kampung penyangga.

Selain itu, sebanyak 96 anak nelayan Waropen telah didaftarkan untuk mengikuti pendidikan di politeknik kelautan.

“Kita sudah MOU, tinggal mohon dukungan pemerintah provinsi dan kementerian terkait,” ujarnya.Ia berharap potensi sumber daya alam Waropen dapat dikelola secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa merusak lingkungan pesisir. (***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*